Suara Ibu Yogyakarta Gelar Aksi Damai, Bawa Tujuh Tuntutan
Suara Ibu Yogyakarta menggelar aksi damai di Bundaran UGM dengan tujuh tuntutan, mulai ekonomi, harga pangan, hingga kriminalisasi aktivis.
Polres Kulonprogo bekerja sama dengan Polsek setempat berikan bantuan paket makanan di beberapa wilayah di Kulonprogo pada Selasa (7/2/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 151 anak di Kulonprogo mendapat bantuan makanan tambahan baik dari Polres Kulonprogo maupun Polsek setempat. Bantuan tersebut diberikan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan Polres Kulonprogo telah memberikan 30 paket makanan untuk 30 anak di Kalurahan Margosari, Pengasih.
“Kegiatan penanganan stunting kami lakukan di wilayah hukum Polres Kulonprogo. Kami telah memberikan makanan tambahan kepada balita yang berisiko stunting,” kata Noviartuti dihubungi pada Rabu (8/2/2023).
BACA JUGA : Tren Kasus Stunting Menurun di Jogja, DP3AP2KB
Selain itu, Polres Kulonprogo juga bekerja sama dengan Polsek setempat untuk memberikan batuan paket makanan seperti Polsek Sentolo yang memberikan sembilan paket makanan di Padukuhan Kalibondol, Sentolo, Sentolo.
Selanjutnya Polsek Kokap memberikan sepuluh paket makanan ke Padukuhan Anjir, Hargorejo, Kokap. Polsek Samigaluh menyasar 25 anak di Padukuhan Ngaliyan, Ngargosari, Samigaluh sebagai penerima bantuan paket makanan tambahan.
Serta Polsek lain turut melakukan aksi serupa dalam upaya penanganan stunting. Total terdapat 12 kegiatan yang dilakukan dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kulonprogo pada Selasa (7/2/2023). Sementara total paket makanan tambahan yang dibagikan mencapai 151 paket.
Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo, Sri Budi Utami mengatakan prevalensi stunting di Kulonprogo menurun sejak tahun 2018.
BACA JUGA : Stunting Bisa Dikoreksi Asal Tidak Terlambat Diintervensi
“Tahun 2018 itu angka stunting di Kulonprogo mencapai 14,31%. Kalau di tahun 2022 itu mencapai 9,94%,” katanya.
Di tahun 2021, angka stunting di Kulonprogo mencapai 10,35%. Dengan demikian terdapat penurunan sebanyak 0,41% jika membandingkan dengan tahun 2022. “Data PSG [Pemantauan Status Gizi] itu kami dapat dengan mengukur semua balita melalui posyandu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suara Ibu Yogyakarta menggelar aksi damai di Bundaran UGM dengan tujuh tuntutan, mulai ekonomi, harga pangan, hingga kriminalisasi aktivis.
Mesir mengajukan protes resmi kepada FIFA dan meminta investigasi terhadap wasit usai kalah 2-3 dari Argentina di Piala Dunia 2026.
Banjir di Guangxi, Tiongkok, merusak peternakan ular dan menyebabkan sekitar 900 ular berbisa, termasuk kobra, lepas ke lingkungan warga.
Prancis, Argentina, Spanyol, dan Inggris bersaing dengan empat tim lainnya untuk memperebutkan tiket semifinal Piala Dunia 2026.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh jalan inspeksi di bantaran Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong terhubung pada 2030 untuk meningkatkan keselamatan warga.
Polda Metro Jaya membongkar jaringan perdagangan dan eksploitasi anak di Bekasi dan Jakarta Barat. Sebanyak 9 korban diselamatkan.