Komisi B DPRD Kota Jogja Minta Target Pendapatan 2027 Realistis
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Jogja Police Watch (JPW) meminta agar Polda DIY, serta polsek di tiap wilayah di DIY melakukan razia di tempat rawan kejahatan jalanan atau klitih selama ramadan 2023 ini. Sebagaimana diketahui klitih telah memakan korban jiwa saat Ramadan 2022 silam.
Kepala Divisi Humas JPW, Baharuddin Kamba menyampaikan kejahatan jalanan atau klitih kerap terjadi selama ramadan. Untuk mencegah aksi kejahatan jalanan selama ramadan, dia pun berharap kepolisian gencar melakukan patroli.
BACA JUGA : Kasus Klithih di Kotagede Terjadi Kedua Kalinya di Bulan Ramadan
“Sudah saatnya bulan suci ramadan tidak dikotori dengan aksi-aksi kekerasan jalanan atau klitih. JPW mendukung penuh tindakan tegas aparat kepolisian Polda DIY untuk menindak pelaku kejahatan jalanan atau klitih,” katanya, Kamis (23/3/2023).
Baharuddin pun berharap kepolisian dapat menindak tegas pelaku kejahatan jalanan, khususnya selama ramadan tahun ini. Berdasarkan catatan JPW, aksi kejahatan jalanan kerap terjadi selama ramadan.
“Awal April 2022 yang terjadi di Jalan Gedongkuning, Kotagede, Yogyakarta. Peristiwa ini mengakibatkan seorang pelajar berinisial DAA meninggal dunia,” ujarnya.
BACA JUGA : Diduga Klitih, Seorang Pelajar Dikejar Warga di Bantul
Selain itu, Baharuddin menyampaikan ada pula aksi kejahatan jalanan terhadap pelajar berinisial K di depan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Permata Bunda, Jalan Ngeksigondo, Prenggan, Kotagede pada April 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.