Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Ilustrasi penangkapan pembegal./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kapolda DIY Irjen Pol. Suwondo Nainggolan menanggapi viralnya seorang perempuan yang mengaku diikuti orang tak dikenal yang hendak merampas sepeda motornya di Sleman. Kapolda menyebut dugaan pembegalan masih ditangani jajarannya.
“Kasus tersebut berbeda dengan kekerasan jalanan yang dilakukan para remaja, modus kasus ini adalah perampasan harta benda pengendara,” jelasnya, Minggu (26/3/2023).
Modus perampasan harta benda pengendara di Jogja, jelas Suwondo, diikuti kekerasan juga. Polisi sudah meringkus belasan pembegal dalam kurun dua bulan.
“Kasus serupa yang viral ini sudah kami tangani sebelumnya juga. Total ada 16 pelaku perampasan harta benda di jalan dengan kekerasan yang kami tangkap sepanjang Januari-Februari,” katanya.
Suwondo berjanji akan menangani kasus pembegalan yang viral tersebut dengan baik. “Kami juga sudah minta personel agar langsung menindak tegas apabila menemui kasus seperti itu,” ujar dia.
BACA JUGA: Pakai Jaket Ojol, Komplotan Maling Curi Brankas Rumah yang Ditinggal Salat Isya di Sleman
Sebelumnya, video tentang perampasan sepeda motor di Sleman diunggah akun TikTok @Cecenaswa_ dan diunggah ulang oleh akun Instagram @merapi_uncover pada Sabtu (25/3/2023). Dalam video tersebut, pemilik akun mengeluh soal tidak amannya Jogja saat ini. Ia mengaku dikejar empat orang yang masing-masing mengendarai motor dan ingin mengambil sepeda motor miliknya, hingga mencabut kunci motor tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB saat jalanan ramai orang. Namun tidak ada warga yang menolong. Bahkan ada pos polisi di lokasi tersebut, namun petugas menurutnya tidak mau menolong.
“Kenapa ya hidup di Jogja ga aman? Sekitar jam 15.15 tadi, aku diberhenttin 4 orang, mereka bawa motor sendiri-sendiri, sampai kita kebut-kebutan tabrak-tabrakan sampai mereka nyabut kunci pas aku naik motor ngebut, jalanan ramai tapi enggak ada yang nolongin sama sekali padahal di depannya ada pos polisi tpi polisinya ga bantu sama sekali padahal aku cewe. Mereka ngejar aku dari Amplaz sampai pasar Sambilegi dgn alasan suruhan orang buat ambil motor,” kata pemilik akun @Cecenaswa_ tersebut.
Video ini sontak mendapat banyak respons dari warganet. Sejumlah netizen bahkan mengaku pernah menjadi korban begal dengan modus serupa di sejumlah wilayah di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.