Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Anggota DPD RI/MPR RI GKR Hemas saat menggelar Sosialisasi Pancasila di Ndalem Mangkubumen Kraton Ngayogyakarta, Kamis (30/3/2023) ist
Harianjogja.com, JOGJA—Peran perempuan harus terus diperkuat dalam kehidupan berpolitik dan bermasyarakat. Secara kultural, meskipun sering dipinggirkan, perempuan justru sangat menentukan arah pembangunan, politik, dan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Anggota DPD RI/MPR RI GKR Hemas mendorong perlunya kesatuan gerak perempuan dan keterlibatan dalam agama untuk mengaplikasikan Pancasila secara tuntas dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ia mengingatkan masyarakat untuk belajar dari berbagai konflik di Timur Tengah. Bagaimana politisasi agama di sana sangat memengaruhi kedamaian masyarakat secara keseluruhan.
"Konflik hanya akan menimbulkan kesengsaraan, dan korban utamanya adalah kaum perempuan. Hal ini juga sangat bertentangan dari ide dasar ajaran Agama Islam yang mengajarkan bahwa Islam adalah Rahmatan lil Alamin, atau rahmat bagi seluruh umat manusia," katanya saat menggelar Sosialisasi Pancasila di Ndalem Mangkubumen Kraton Ngayogyakarta, Kamis (30/3/2023)
Kegiatan sosialisasi diikuti lebih dari 200 orang yang didominasi kalangan perempuan. Mereka berasal dari berbagai organisasi massa utama di Jogja. Di hadapan peserta, Hemas menekankan perlunya penguatan persatuan dan kesatuan bangsa. Keterlibatan perempuan dalam politik harus terus didukung agar bisa membantu mengarahkan kebijakan nasional dan selalu memerhatikan kelompok minoritas dan kelompok tertindas.
Baca juga: Jangan Coba-Coba, Produksi Petasan Bisa Dihukum Mati
Ndalem Mangkubumen, kata Hemas, merupakan bangunan Cagar Budaya yang pernah digunakan sebagai tempat kuliah Fakultas Kedokteran UGM pada 1952-1982. Pada masa perjuangan kemerdekaan, bangunan itu pernah digunakan sebagai tempat tinggal Panglima Besar Jenderal Sudirman.
"Ndalem Mangkubumen ini juga menjadi saksi sejarah dan ikut melihat keterlibatan perempuan dalam perjuangan kemerdekaan," katanya.
Kraton Jogja, lanjut Hemas memiliki konsep Hamemayu Hayuning Bawono atau mempercantik keindahan alam semesta. Konsep-konsep serupa juga tersebar di berbagai suku bangsa di Indonesia, dan ini sangat sesuai dengan Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.
Penegasan tentang Pancasila dari Hemas juga merujuk kepada Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. "Perempuan harus mendapatkan keadilan dalam perkembangan peradaban. Persatuan antara berbagai aliran dan organisasi Islam di Nusantara harus diperkuat," katanya.
Sultanah Perempuan
Hemas juga menyinggung tentang tradisi kepemimpinan dan ketokohan perempuan dalam sejarah nusantara. Aceh, misalnya, memiliki banyak panglima perang perempuan seperti Pocut Baren, Laksamana Malahayati, Cut Nyak Dien, Pocut Meurah Intan, Cut Meutia, dan Teungku Fakinah.
Aceh juga pernah dipimpin Sultanah empat kali berturut-turut. Sementara di tempat lain di Indonesia juga dikenal tokoh-tokoh perempuan seperti Ratu Shima, Nyi Ageng Serang, Rangkayo Rasuna Said, Rohana Kudus, Dewi Sartika, RA Kartini, Walanda Maramis, dan Christina Martha Tiahahu.
Hemas juga menekankan agar perempuan tidak menjadi sumber permasalahan di Indonesia. Kasus petinggi Polri (Kasus Sambo), kasus penganiayaan oleh anak pegawai Ditjen Pajak (Kasus anak Rafael), hingga kasus penyerangan markas polisi, bom gereja, semuanya mengikutkan perempuan sebagai aktor utama.
"Perempuan harus menjadi agen perubahan dan membawa kedamaian bagi bangsa Indonesia. Peran perempuan dalam agama harus diperkuat, sehingga tidak lagi muncul ekstremisme dan radikalisme di Indonesia," katanya.
Sosialisasi Pancasila tersebut dilanjutkan dengan diskusi dari Prof. Siti Chamamah tentang perbaikan pola pikir dari ulama dan pemimpin bangsa, dan penjelasan dari Prof. Machasin tentang perempuan dalam masyarakat Islam yang berkemajuan. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.