PSEL Bantul Masuk Tahap Persiapan, Investasi Capai Rp3 Triliun
PSEL Bantul memasuki tahap persiapan. Pematangan lahan dijadwalkan September dan proyek ini memiliki nilai investasi mencapai Rp3 triliun.
Petugas Polsek Bambanglipuro, Bantul saat mengamankan gabah yang diduga hasil curian belum lama ini./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Jajaran Polsek Bambanglipuro menyita sejumlah tumpukan gabah yang disimpan di pos istirahat petani yang berada di Bulak Sawah Tangkilan Sumbermulyo. Gabah yang diduga hasil curian itu ditutupi dengan jerami.
Kepala SPKT Polsek Bambanglipuro Ipda Samija menjelaskan, gabah tersebut ditemukan pertama kali oleh warga yang curiga lantaran tidak ada satu pun dari mereka yang merasa memiliki gabah tersebut. Warga tersebut lantas menghubungi Bhabinkamtibmas Sumbermulyo.
"Setelah dicek gabah tersebut dibungkus dengan terpal berwarna hitam dan ditutupi dengan jerami," katanya, Senin (3/4/2023).
Ipda Samija mengatakan petugas sempat menanyakan kepada warga sekitar berkaitan dengan temuan gabah itu. Lantaran tidak ada yang merasa memilikinya, gabah pun diamankan ke kantor Polsek Bambanglipuro.
BACA JUGA: Terhimpit Biaya Sekolah dan Pengobatan, Pelaku Pencurian di Jogja Dibebaskan dari Tuntutan
Tak berselang lama, ternyata ada seorang warga Nogosari, Krekah RT 08 Pandak Bantul bernama Sariyem yang mendapatkan informasi tentang penemuan gabah mendatangi Polsek Bambanglipuro. Benar adanya, setelah mengecek gabah dan terpal pembungkus gabah Sariyem merasa yakin gabah tersebut adalah miliknya.
"Sariyem mengaku sudah dua hari berturut-turut kehilangan gabah yang dijemur tak jauh dari tempat tinggalnya," kata dia.
Selanjutnya Gabah tersebut dikembalikan kepada pemiliknya, Polsek Bambanglipuro melalui Ka SPKT Ipda Samija mengimbau kepada petani untuk berhati-hati dan selalu waspada terhadap hasil pertanian milik masing-masing.
"Silakan bagi petani selesai menjemur gabah dibawa pulang saja jangan disimpan di luar rumah apalagi di pinggir jalan," kata Ipda Samija.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Bantul memasuki tahap persiapan. Pematangan lahan dijadwalkan September dan proyek ini memiliki nilai investasi mencapai Rp3 triliun.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Pesawat Cassa TNI AU tergelincir di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 25 Agustus 2026.