PEREKONOMIAN DAERAH: Budaya Jadi Keunikan Transformasi Ekonomi DIY
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Ilustrasi penyelenggaraan pemilu./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kulonprogo memutakhirkan daftar pemilih Pemilu 2024.
Penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) Pemilu 2024 dimulai dari pencocokan dan penelitian (coklit) yang dilakukan pantarlih dan selanjutnya direkap ditingkat PPS secara serentak di Kabupaten Kulonprogo pada Jumat 31 Maret 2023 dan tingkat PPK pada Minggu 2 April 2023, sedangkan di KPU Kabupaten Kulonprogo baru akan dilaksanakan pada Rabu 5 April 2023.
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kulonprogo, Yayan Mulyana, mengatakan jumlah pemilih mencapai 347.128 berdasarkan pada hasil data Sidalih per Senin 3 April 2023 pukul 12.00 WIB
“Dengan rincian data tersebut tersebut, sebanyak 169.076 pemilih merupakan laki-laki, sedangkan sisanya sebanyak 178.052 merupakan perempuan,” kata Yayan dihubungi pada Selasa (4/4/2023).
Yayan menambahkan data tersebut masih memungkinkan berubah disesuaikan dengan hasil pleno.
“KPU Kulonprogo bersama PPS [panitia pemungutan suara] dan PPK [panitia pemilihan kecamatan] telah melakukan rapat pleno penetapan DPHP Pemilu 2024. Nah, kalau mengacu pada jadwal pemutakhiran data pemiih, DPHP tingkat PPS sudah dilakukan kemarin, 30-31 Maret 2023, sedangkan di tingkat PPK dilakukan baru saja yaitu pada 1-2 April 2023,” katanya.
Yayan menegaskan rapat pleno di tingkat kabupaten baru akan dilakukan pada Rabu 5 April 2023. Salah satu kendala yang Yayan temukan dalam rapat pleno DPHP adalah ditemukannya kegandaan pemilih.
“Masih ada kendala dengan hal itu [kegandaan pemilih] ketika rapat pleno PPS terkait pemilih kode 8 atau kode 8 itu salah penempatan TPS. Misal pada form daftar pemilih itu si A terdaftar di TPS 1 yang harusnya dia terdaftar di TPS 3. Nah, di TPS 3 tadi dia di-MS-kan [Memenuhi Syarat] jadi pemilih baru. Dengan begitu di TPS 1, dia menjadi TMS, karena sudah pindah,” ucapnya.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kulonprogo juga memberi masukan terkait TMS orang meninggal. Yayan mengatakan petugas KPU Kulonprogo belum melakukan TMS terhadap data pemiih meninggal. Hal tersebut disebabkan tidak adanya alat bukti berupa sertifikat atau keterangan kematian dari kalurahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.