Harga Bahan Baku Pigura di Sleman Melonjak, Penjualan Turun
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo mengakui bahwa persebaran lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kulonprogo belum merata. Masih ada beberapa titik yang minim penerangan seperti di kawasan perbukitan.
Kepala UPT Pengelolaan Penerangan Jalan, Dishub Kulonprogo, Iswanta mengatakan bahwa penerangan jalan di Kulonprogo masih mencapai 20% dari total kebutuhan.
“Dari Ngeplang [Sentolo] sampai Klangon, Muntilan atau pas perbatasan itu juga masih kurang penerangan. Tetapi ya sudah lumayan lah. Lalu jalur dari Toyan sampai Brosot juga ada titik yang gelap karena belum ada PJU,” kata Iswanta, Kamis (13/4/2023).
Selain itu, kata Iswanta daerah Panjatan sampai Cangakan dan Bugel sampai Ngremang, Karangsewu juga masih kekurangan penerangan.
“Jalur Daendels juga masih banyak yang gelap. Terutama yang di tengah sawah atau bulak. Di situ kan tidak ada tegangan rendah untuk memasang PJU. Kalau pakai tenaga surya itu rawan pencurian,” katanya.
BACA JUGA: Tagihan LPJU Gunungkidul Nyaris Rp1 Miliar Per Bulan
Dia menjelaskan, jalan di bagian bawah di Sermo, Kokap juga masih kurang penerangan, kendati tahun lalu telah dipasang beberapa LPJU.
Pada 2023, Dishub akan memasang 60 unit LPJU yang tersebar di 12 kapanewon. Saat ini proses pengadaan LPJU telah sampai pada tahap tender melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP). Sedangkan proses pelaksanaan konstruksi akan dilakukan pada Juli-September 2023.
Lebih jauh, Iswanta mengatakan dishub sedang memasang miniature circuit creaker (MCB) dan magnetic contactor (MC) yang terpasang di boks lampu penerangan jalan umum (LPJU).
Pemasangan tersebut menindaklanjuti dugaan pencurian MCB dan MC beberapa waktu lalu. “Sekarang baru kami pasang. Kira-kira ada sepuluh titik boks kwh meter yang kami pasang MCB dan MC,” ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kulonprogo, Sukirno mengatakan terdapat empat jalur jalan yang perlu diwaspadai para pemudik karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). “Jalannya itu ada di sekitar simpang tiga Glaheng, depan YIA, Dalangan, dan Sentolo,” kata Sukirno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Disnaker Sleman mencatat 443 pencari kerja pada Semester I 2026. Lulusan SMA mendominasi, sementara 324 tenaga kerja telah ditempatkan.
Pamong kalurahan di Bantul didorong memanfaatkan pasar digital untuk memasarkan produk desa agar rantai distribusi lebih pendek dan pendapatan meningkat.
Sharp Indonesia melaksanakan seremoni penanaman 600 pohon endemik rasamala (Altingia excelsa) di kawasan Pusat Suaka Satwa Elang Jawa
Mabes TNI menyebut pengamanan rumah Jampidsus Febrie Adriansyah dilakukan atas permintaan Kejagung dan tidak terkait penyidikan Polri.
Program B50 resmi diluncurkan Presiden Prabowo. Indonesia menjadi negara pertama menerapkan biodiesel B50 dan menargetkan hemat devisa Rp170 triliun.