Operasi Patuh Progo 2026 Digelar, Ini Pelanggaran yang Disorot
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO — Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo terus berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur demi keselamatan masyarakat di jalan. Sepanjang bulan Juni 2026, DPUPKP Kulonprogo tercatat telah merampungkan agenda pemeliharaan rutin jalan tahun 2026 yang menyasar belasan ruas jalan kabupaten di berbagai kapanewon.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulonprogo, Septi Adi mengatakan pemeliharaan dilakukan untuk menjaga kemantapan jalan di wilayah Kulonprogo.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara kinerja dan kemantapan jalan agar keselamatan dan kenyamanan warga Kulonprogo tetap terjaga," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).
Berdasarkan data teknis, proyek pemeliharaan rutin selama bulan Juni ini tersebar secara masif di beberapa wilayah, meliputi Kapanewon Girimulyo, Kokap, Lendah, Panjatan, Pengasih, Temon, hingga Wates. Penanganan yang dilakukan pun bervariasi, mulai dari perbaikan campuran aspal panas, lapis penetrasi, hingga pengecoran beton, menyesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan.
“Pemeliharaannya ada yang penambalan dan disesuaikan dengan kondisi kerusakannya. Pelaksanaannya seluruhnya pada Juni kemarin,” lanjut Septi Adi.
Mengingat banyaknya titik yang dikerjakan secara bersamaan, mobilitas warga di sekitar lokasi sempat mengalami sedikit penyesuaian. Terkait hal tersebut, pihak dinas menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi di lapangan selama proses pengerjaan berlangsung.
"Mohon maaf apabila selama pekerjaan berlangsung mengganggu perjalanan warga dan para pengguna jalan," punggah Septi Adi.
Dengan selesainya pemeliharaan rutin pada bulan Juni ini, diharapkan aksesibilitas warga Kulonprogo makin lancar, sekaligus menekan potensi kecelakaan akibat jalan rusak.
Adapun titik-titik pemeliharaan jalan selama bulan Juni 2026 yang dilakukan DPUPKP Kulonprogo sebagai berikut.
Di wilayah utara dan perbukitan seperti Girimulyo dan Kokap, DPUPKP Kulonprogo memfokuskan perbaikan pada tiga jalur utama:
Sementara itu, untuk wilayah dataran rendah dan jalur penyangga ekonomi di Kapanewon Lendah, Panjatan, Pengasih, Temon, dan Wates, pemeliharaan menyasar tujuh titik krusial, di antaranya:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
Bapanas dan Satgas Pangan Polri memperketat pengawasan distribusi beras SPHP dan RPK menyusul temuan pengoplosan serta penjualan kembali dengan harga tinggi.
Pemkot Jogja menyiapkan pembiayaan melalui Jamkesda bagi korban kekerasan saat demonstrasi 28 Oktober 2026 setelah verifikasi Dinsos.
KSPSI AGN-ATUC Gunungkidul mengusulkan UMK 2027 minimal Rp2.659.000 atau naik 7,5%-10% demi menjaga daya beli pekerja.
Mentan Amran mengungkap 13 tersangka dalam delapan kasus pelanggaran beras yang melibatkan 15 merek. Pelaku terancam pidana hingga tujuh tahun.