DPRD Kulonprogo Temukan Infrastruktur Tak Sesuai Spesifikasi Teknis
DPRD Kulonprogo menyoroti kualitas infrastruktur yang dinilai kurang optimal dan meminta Pemkab memperketat pengawasan serta mutu pekerjaan
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO — Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulonprogo terus berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur demi keselamatan masyarakat di jalan. Sepanjang bulan Juni 2026, DPUPKP Kulonprogo tercatat telah merampungkan agenda pemeliharaan rutin jalan tahun 2026 yang menyasar belasan ruas jalan kabupaten di berbagai kapanewon.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulonprogo, Septi Adi mengatakan pemeliharaan dilakukan untuk menjaga kemantapan jalan di wilayah Kulonprogo.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memelihara kinerja dan kemantapan jalan agar keselamatan dan kenyamanan warga Kulonprogo tetap terjaga," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (3/7/2026).
Berdasarkan data teknis, proyek pemeliharaan rutin selama bulan Juni ini tersebar secara masif di beberapa wilayah, meliputi Kapanewon Girimulyo, Kokap, Lendah, Panjatan, Pengasih, Temon, hingga Wates. Penanganan yang dilakukan pun bervariasi, mulai dari perbaikan campuran aspal panas, lapis penetrasi, hingga pengecoran beton, menyesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan.
“Pemeliharaannya ada yang penambalan dan disesuaikan dengan kondisi kerusakannya. Pelaksanaannya seluruhnya pada Juni kemarin,” lanjut Septi Adi.
Mengingat banyaknya titik yang dikerjakan secara bersamaan, mobilitas warga di sekitar lokasi sempat mengalami sedikit penyesuaian. Terkait hal tersebut, pihak dinas menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi di lapangan selama proses pengerjaan berlangsung.
"Mohon maaf apabila selama pekerjaan berlangsung mengganggu perjalanan warga dan para pengguna jalan," punggah Septi Adi.
Dengan selesainya pemeliharaan rutin pada bulan Juni ini, diharapkan aksesibilitas warga Kulonprogo makin lancar, sekaligus menekan potensi kecelakaan akibat jalan rusak.
Adapun titik-titik pemeliharaan jalan selama bulan Juni 2026 yang dilakukan DPUPKP Kulonprogo sebagai berikut.
Di wilayah utara dan perbukitan seperti Girimulyo dan Kokap, DPUPKP Kulonprogo memfokuskan perbaikan pada tiga jalur utama:
Sementara itu, untuk wilayah dataran rendah dan jalur penyangga ekonomi di Kapanewon Lendah, Panjatan, Pengasih, Temon, dan Wates, pemeliharaan menyasar tujuh titik krusial, di antaranya:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo menyoroti kualitas infrastruktur yang dinilai kurang optimal dan meminta Pemkab memperketat pengawasan serta mutu pekerjaan
Polresta Sleman mengamankan terduga pelaku pembuangan bayi di kawasan Pasar Sleman. Polisi masih merahasiakan detail perkara.
RSUD Kota Jogja menghadirkan layanan Home Care ke rumah pasien, termasuk perawatan luka, kateter, NGT, injeksi, hingga kunjungan dokter.
Gunung Anak Krakatau erupsi enam kali pada Senin pagi hingga siang. Kolom abu mencapai 250 meter dan statusnya masih Level III Siaga.
BMKG Yogyakarta mengimbau nelayan dan wisatawan mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter pada 24-27 Agustus 2026.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.