Geopark Night Specta 8.0 Hadirkan Rekor MURI dan Roy Jeconiah
Geopark Night Specta 8.0 di Nglanggeran digelar 10-11 Juli 2026 dengan target rekor MURI senam Penthol Tembem dan konser Roy Jeconiah.
Foto ilustrasi tanjakan. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Polres Gunungkidul menyiagakan Tim Ganjal Ban untuk bertugas di sejumlah tanjakan ekstrem di Gunungkidul selama arus mudik Lebaran 2023. Tim ini akan membantu kendaraan yang tidak kuat menanjak, mengingat kondisi geografis Gunungkidul yang ekstrem.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP A Purwanta menjelaskan untuk kelancaran arus lalu lintas, petugas tidak hanya menyiapkan skema rekayasa arus lalu linta. Akan tetapi disiapkan pula tim petugas khusus ganjal ban. Tim ini dipersiapkan untuk membantu kendaraan yang tak kuat menanjak dengan cara mengganjal agar arus lalu lintas tetap lancar.
BACA JUGA : Personel Lintas Sektor Dikerahkan untuk Amankan Mudik di Gunungkidul
“Tim ganjal ban tidak hanya di tanjakan Patuk, tapi juga ada di kawasan pantai. Harapannya dengan persiapan ini maka pelaksanaan libur Lebaran bisa lebih lancar,” katanya, Senin (17/4/2023).
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan, peningkatan arus kendaraan yang masuk ke wilayah Gunungkidul sudah terlihat sejak Sabtu (15/4/2023). Adapun lonjakan sekitar 20% dibandingkan di hari biasa.
Menurut dia, volume kendaraan yang melintas masih bisa meningkatkan, khususnya pada saat mendekati Lebaran. “Penambahan bisa mencapai 40%. Apalagi sekarang tidak ada larangan mudik,” katanya.
Rakhmadian menambahkan, untuk kelancaran arus mudik maupun balik telah dilakukan berbagai persiapan. Salah satunya dengan melaksanakan kegiatan ramcek guna melihat kesiapan armada angkutan Lebaran di Gunungkidul. “Hari ini kami lakukan ramcek di PO Bus Maju Lancar dan Rosalia Indah,” katanya.
Sebelumnya, jajaran Satlantas Polres Gunungkidul bakal menerapkan satu jalur pada saat libur Lebaran. Langkah ini sebagai upaya memperlancar arus lalu lintas di jalur utama Jogja-Wonosari.
BACA JUGA : Mudik Lebaran, YIA Optimistis Jumlah Penumpang Naik 16%
AKP A Purwanta mengatakan, untuk pengamanan Lebaran tidak hanya menyiapkan ratusan personel, namun juga ada skema rekayasa arus lalu lintas. Rekaysaa ini salah satunya akan diterapkan di jalur utama Jogja-Wonosari.
Sesuai dengan pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, di jalur utama ini, khususnya saat libur Lebaran terjadi macet. Adapun areanya mulai dari perbatasan Bantul hingga kawasan Kali Pentung, Patuk.
Menurut dia, skema yang dipersiapkan pada saat terjadi kemacetan dengan menerapkan jalur satu arah atau one way. Adapun prosesnya, jalur yang biasaya untuk dua arah dibuat menjadi satu arah sehingga laju kendaraan bisa lebih leluasa.
“Untuk penerapan one way, maksimal selama 30 menit. Tapi, kalau kondisinya sudah lancar, maka bisa dibuka lebih cepat,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Geopark Night Specta 8.0 di Nglanggeran digelar 10-11 Juli 2026 dengan target rekor MURI senam Penthol Tembem dan konser Roy Jeconiah.
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
BLT Rp900 ribu dari Kemensos cair atau tidak Juli 2026? Cek status penerima bansos lewat website dan aplikasi resmi berikut ini.
Komisi III DPR RI akan membentuk tim pengawas usai Febrie Adriansyah mundur dari Jampidsus. Penanganan kasus korupsi diminta tetap berjalan.
Kejati Jawa Tengah memastikan tidak ada penggeledahan atau pemeriksaan terkait SPPG. Aktivitas kejaksaan hanya sebatas pengumpulan data di lapangan.
Presiden Prabowo Subianto minta birokrat, TNI, Polri, dan jaksa introspeksi. Tegaskan aparatur negara milik rakyat dan korupsi tidak boleh dibiarkan.