28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Ilustrasi kecelakaan mobil. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Menjelang Idul Fitri 2023, DIY diperkirakan akan kedatangan 5,9 juta orang. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY targetkan zero kecelakaan selama momen idul fitri tahun ini. Untuk mewujudkannya sejumlah langkah antisipasi dilakukan.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyampaikan persiapan matang untuk menyambut pemudik tahun ini perlu dilakukan. Dia pun memperkirakan tahun ini pemudik di DIY akan melonjak, karena ini menjadi momen pertama setelah tiga tahun masyarakat tidak bebas berkegiatan akibat pandemi Covid-19.
“Tugas ini sebetulnya tugas tugas rutin yang sudah direplikasi selama bertahun-tahun, hanya saja kita sempat terhenti selama tiga tahun karena pandemi Covid-19. Tahun ini tentu kita terima kembali mereka datang dan harapan semua lancar. Antar stakeholder wajib berkoordinasi terkait teknis-teknis di lapangan,” kata Sri Paduka, belum lama ini.
Selain itu, tahun ini akan diselenggarakan pula event grebek syawal yang telah absen tiga tahun belakangan. Dalam event tersebut, gunungan akan dikirab dari Keraton Jogja menujuk Kompleks Kepatihan dan Puro Pakualaman. Sri Paduka pun berharap event tersebut dapat menarik minat wisatawan.
Kapolda DIY Irjen. Pol. Suwondo Nainggolan menyampaikan selama pengamanan selama momen lebaran tidak hanya fokus pada keamanan lalu lintas, namun juga keamanan masyarakat sebelum, selama, dan setelah Idul Fitri.
Dia pun memperkirakan puncak mudik di DIY pada 20 April 2023, sementara arus balik diperkirakan pada 25 April-1 Mei 2023.
Dia menyampaikan prioritasnya adalah masyarakat yang melintas, menuju dan meninggalkan DIY dipastikan aman dan nyaman. IaSelain itu, langkah teknis seperti penambahan lampu penerangan serta rambu-rambu sementara harus bisa dipasang untuk memudahkan pengamanan.
BACA JUGA: Tiga Motor Tabrakan di Berbah, Satu Orang Meninggal Dunia
“Kita pastikan bukan hanya terbatas himbauan saja, tapi langkah yang dilakukan nyata seperti memasang rambu-rambu sementara untuk wilayah yang perlu rambu lalu lintas segera pasang saja,” katanya.
Saat ini menurut Suwondo pihaknya juga menggencarkan sejumlah operasi terhadap preman dan penyakit masyarakat sejak 5 April 2023 lalu. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pengecekan jalur kereta api serta jalur-jalur lain yang akan dilalui pemudik.
20 Pos Pengamanan
Dia menyampaikan ada 20 lokasi Pos Pengamanan (Pospam), 5 Pos Pantau dan 5 lokasi Pos Pelayanan (Posyan). Di Sleman ada 2 Pospam di Tempel dan Gamping, kemudian Posyan di Amplas, Kaliurang dan Prambanan.
Untuk Kota Jogja ada 5 Pospam yakni di Simpang Empat Tugu Pal Putih, Simpang Empat 0 km, Tetek Malioboro, Gejayan dan Kebun Binatang Gembira Loka. Di Gunungkidul ada 5 Pospam di Siono, Hargodumilah, Baron, Rest Area JJLS Girisubo dan JJLS Simpang 3 Truwono dan 2 Posyan yakni Semin dan Terminal Dhaksinarga.
Kemudian di Bantul ada 5 lokasi Pos Pam yakni Sedayu, Parangtritis, Piyungan, Druwo dan Srandakan. Sementara di Kulonprogo ada 3 Pospam yaitu Temon, Terminal Wates dan Nanggulan. Kemudian ada 4 Pos Pantau yakni di Sungai Mudal, Pantai Ngeplong, Pantai Ngelo dan Pantai Brosot.
“Kami menurunkan 1.592 personil Polda dan jajarannya untuk pengamanan. Jumlah ini belum ditambah 1.803 personel dari instansi terkait seperti Dishub, PolPP dan lainnya. Ada 854 masjid yang kita kawal, 9 terminal, 2 bandara, 6 stasiun kereta api, 176 pasar dan 148 obyek wisata. Kami ingin zero kecelakaan. Prioritasnya adalah masyarakat yang melintas, menuju dan meninggalkan DIY dipastikan aman dan nyaman,” kata Suwondo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur