Seleksi Calon Sekda Kota Jogja Masuk Final, Ini 3 Kandidatnya
Seleksi Sekda Kota Jogja memasuki tahap akhir. Hasto Wardoyo masih berkonsultasi dengan Gubernur DIY sebelum menentukan nama terpilih.
Salah satu kontingen Festival Takbir Keliling PHBI Kemantren Mergangsan. (Dok. ist)
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai penutup bulan Ramadan, PHBI Kemantren Mergangsan kembali menggelar Festival Takbir Keliling di Museum Perjuangan, Kamis (20/4/2023) malam.
Ketua Festival Takbir Keliling PHBI Kemantren Mergangsan, Muhammad Iqbal Hardiyan menyampaikan festival tersebut diselenggarakan sebagai upaya untuk menyiarkan Islam. Menurutnya festival dengan memadukan pawai dan kesenian dipilih untuk menarik minat generasi muda dalam menyiarkan Islam.
“Dalam sejarahnya syiar Wali Songo itu dengan menggunakan metode seperti wayang kulit. Di era modern sekarang ini anak muda lebih senang model festival, pawai, kesenian,” ucapnya.
Dia pun berharap melalui kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi generasi muda.
Baca juga: Sah! Pemerintah Tetapkan Lebaran pada Sabtu 22 April 2023
“Saat ini sedang viral kenakalan remaja, antara lain kekerasan di jalan. Dengan menyelenggarakan kegiatan positif seperti saat ini kita berharap di malam puncak kemenangan pemuda-pemudi bisa melakukan kegiatan positif dan tidak merugikan orang lain,” ucapnya.
Dalam takbir keliling tersebut ada 18 kontingen dengan anggota tiap kontingen sekitar seratus orang yang berpartisipasi. Kontingen tersebut sebagian berasal dari Kota Jogja, dan sebagian lainnya dari Kabupaten Bantul. Seluruh kontingen tersebut akan memperebutkan Piala Gubernur DIY.
Kontingen tersebut akan mengelilingi Kota Jogja dengan rute awal di Museum Perjuangan, kemudian ke Jalan Kol. Sugiono, kemudian ke Jalan Parangtritis, setelah itu ke arah Superindo perempatan Menukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seleksi Sekda Kota Jogja memasuki tahap akhir. Hasto Wardoyo masih berkonsultasi dengan Gubernur DIY sebelum menentukan nama terpilih.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.