Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Arus lalu lintas di kawasan Perempatan Karangmojo, Karangmojo terlihat ramai dan sejumlah kendaraan terlihat mengantre agar bisa lewat di lampu lalu lintas di kawasan tersebut. Rabu (26/4/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Libur Lebaran tahun ini sudah berakhir pada Selasa (25/4/2023). Meski demikian, hingga Rabu (26/4/2023), jalan menuju kawasan pantai di Gunungkidul masih terlihat ramai.
Tingkat keramaian lalu lintas di jalur wisata masih terlihat di perempatan Karangmojo di Kalurahan Gedangrejo, Karangmojo. Terlihat antrean kendaraan dari sisi utara yang akan melintas di lampu lalu lintas ini.
Kondisi yang sama juga terlihat di perempatan Selang di Kapanewon Wonosari. Antrean kendaraan terlihat mengular dan petugas kepolisian dari Polres Gunungkidul mengatur lalu lintas agar laju kendaraan tetap lancar.
Di area SPBU Duwet yang berada di Jalan Baron No.16 di Kalurahan Duwet, Wonosari juga ramai menuju kawasan pantai. Meski demikian, laju kendaraan masih terhitung normal karena bisa melaju dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.
Kendaraan yang melintas tidak hanya didominasi sepeda motor atau mobil pribadi, tapi armada bus pariwisata juga lalu lalang menuju kawasan pantai. Salah seorang penunjung asal Bogor, Dendi Setiawan mengatakan, ia mengajukan cuti tambahan sehingga libur Lebaran bisa lebih panjang. Pasalnya, meski libur cuti bersama telah berakhir, tapi masih belum balik ke perantauan.
Baca juga: Hasil Survei, Pantai Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan saat Lebaran
“Rencana baru berangkat Minggu [30/4/2023] siang. Sekarang masih ambil cuti dan digunakan berwisata ke Gunungkidul bersama keluarga,” katanya saat ditemui di SPBU Duwet di Jalan Baron, Wonosari, Selasa siang.
Menurut dia, meski libur telah berakhir tapi jalur menuju pantai masih ramai. Namun, Dendi menilai hal tersebut masih wajar karena laju kendaraan juga masih normal.
“Memang ramai, tapi tetap lancar jalannya,” katanya.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP A Purwanta mengatakan, libur Lebaran telah usai, namun upaya pengamanan dalam Operasi Ketupat Progo 2023 masih berlangsung. Rencananya, pengamanan berlangsung hingga 1 Mei mendatang.
“Ratusan personel dikerahkan untuk pengamanan dan hingga sekarang masih berjaga di pos masing-masing,” katanya.
Menurut dia, untuk kondisi lalu lintas terpantau ramai lancar. di jalur-jalur wisata juga terus dipantau agar tidak terjadi kemacetan.
“Terus disiagakan dan kalau ada penumpukan kendaraan, kami siap mengurainya agar lancar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.