Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Pelatihan Pemadam Kebakaran / Ist
Harianjogja.com, Bantul—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyebut cuaca panas ekstrim beberapa hari terakhir termasuk masa peralihan dari musim hujan menuju kemarau. Masyarakat diingatkan soal potensi kebakaran.
Supervisor pusat pengendalian operasi (Pusdalops) BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah menyampaikan bahwa kondisi peralihan tersebut seperti yang telah disampaikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya yang menyebut akan lebih panas dari tahun lalu.
"Kalau tahun lalu kemarau basah, sekarang [tahun ini] kemarau yang benar-benar sejatinya kemarau. Tapi masyarakat tidak perlu khawatir karena ini merupakan proses perubahan iklim menuju pancaroba," ujar Luk Luk di Kantor BPBD Bantul, Palbapang, Bantul, Kamis (27/4/2023).
Meskipun cuaca musim panas kali ini lebih ekstrem dari tahun sebelumnya diirnya menyebut masih akan ada hujan dalam intensitas yang rendah. Hal tersebut berbeda dengan yang terjadi pada tahun lalu dimana cuaca ekstrim akibat hujan lebih sering terjadi.
Dia menyampaikan kondisi panas yang terjadi di Indonesia tidak seperti kondisi negara-negara lain di Asia Selatan. "Posisi matahari yang bergeser ke bumi belahan Utara menyebabkan berkurangnya uap sehingga menjadikan cuaca ketika siang akan terasa panas jika malam akan terasa dingin sekali," terang Luk Luk.
Luk Luk menghimbau masyarakat yang akan melakukan pembakaran agar melokalisir secara aman agar tidak menimbulkan kebakaran akibat terkena rambatan api.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul, Antoni Hutagaol menyampaikan bahwa kondisi panas yang terjadi saat ini dapat mengakibatkan dampak kerusakan baik fisik maupun non fisik. "Kondisi saat ini bisa menyebabkan kebakaran, longsor, selain itu berpengaruh kepada infrastruktur," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.