Kelok 23 Diuji Coba, Bantul Siapkan Penataan Parangtritis dan Depok
Anggaran penataan Parangtritis dan Depok pada 2027 belum maksimal karena penerimaan bagi hasil retribusi baru dihitung sekitar enam bulan.
Petugas gabungan saat melakukan penyisiran hari kedua di kawasan Pantai Parangtritis untuk mencari keberadaan wisatawan asal Jawa Barat yang dilaporkan hilang terseret ombak, Kamis (27/4/2023)./Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Petugas gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap Fida Auni, 14, wisatawan asal Subang, Jawa Barat yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Parangtritis pada Rabu (26/4/2023). Di hari kedua pencarian, tanda-tanda korban ditemukan masih nihil.
"Masih belum ditemukan. Sampai sekarang petugas gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban," kata Koordinator SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis Arief Nugraha, Kamis (27/4/2023).
Menurut Arief, kondisi angin dan gelombang laut yang cukup besar menyulitkan petugas untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban. Pada hari kedua ini sebanyak 150 personel gabungan dari unsur SAR, Ditpolairud Polda DIY dan tim Basarnas diterjunkan ke lokasi untuk menemukan korban.
"Titik pencarian hari kedua masih sama hanya radius ditambah sejauh 2 km ke barat, timur dan selatan. Kalau kemarin hanya 1 km," ujarnya.
Baca juga: PPP Dukung Ganjar, PKS Ajak Partai Lain Gabung ke Anies
Sementara Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengimbau agar para wisatawan di destinasi wisata pantai tidak mandi di laut. Hal ini untuk menghindari potensi insiden kecelakaan laut (laka laut) di kawasan pantai.
Ia menjelaskan, banyak wisatawan yang mengujungi pantai di Bantul seperti Parangtritis, Samas, Pandansimo dan Pantai Baru selama libur Lebaran ini. Hanya saja berwisata harus pula diimbangi dengan kewaspadaan dari setiap pengunjung.
“Saya sampaikan kepada para wisatawan yang tengah berlibur di pantai supaya tidak mandi di laut, karena di Laut Selatan terdapat palung dan ombaknya besar,” kata Ihsan.
Menurutnya, kawasan pantai di Kabupaten Bantul menyimpan potensi ancaman bahaya bagi wisatawan berupa titik palung di sejumlah kawasan pesisir pantai. Wisatawan kerap tergoda. Awalnya hanya bermain di tepi pantai. Tak selang lama mulai bergeser ke sisi tengah.
“Paling berbahaya kalau airnya tenang. Arus balik bawah sangat deras, jadi memang dilarang untuk mandi di laut,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran penataan Parangtritis dan Depok pada 2027 belum maksimal karena penerimaan bagi hasil retribusi baru dihitung sekitar enam bulan.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
KRI Sriwijaya-100 resmi dikukuhkan Panglima TNI Agus Subiyanto setelah Merah Putih berkibar di atas kapal induk di Tanjung Priok.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Timnas Indonesia dinilai punya keuntungan di FIFA ASEAN Cup 2026 karena bisa menurunkan skuad penuh dan berstatus tuan rumah.