Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Petugas saat memindahkan koleksi pesawat Muspusdirla Jogja sesuai dengan sejarahnya dan menjadi tontonan menarik bagi pengunjung. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Aktivitas reposisi koleksi pesawat Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) menarik antusiasme para pengunjung. Warga yang datang ke lokasi itu banyak yang mengabadikan saat petugas mengeluarkan pesawat dari Ruang Alutsista ke halaman Muspusdirla.
Salah satunya Ahmad Reihan. Pengunjung dari Kota Semarang ini mengaku beruntung. Karena ia baru sekali mengunjungi Muspusdirla dan bertepatan dengan aktivitas tersebut dengan menonton proses mengeluarkan pesawat le lokasi baru sesuai sejarahnya.
BACA JUGA : Pesawat Koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara
"Senang sekali. Mungkin sekali seumur hidup bisa melihat proses pemindahan pesawat dari dekat," ujarnya, Jumat (5/5/2023).
Sama seperti Ahmad Reihan. Nur Muzamah juga mengaku senang melihat proses pemindahan pesawat koleksi Muspusdirla.
"Saya foto dan video, untuk kenang-kenangan," ucap Nur yang datang ke Muspusdirla untuk survei kunjungan. Ia rencana akan datang lagi dengan rombongan dari Ponorogo di Bulan Juni mendatang.
Sementara Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Yuto Nugroho menjelaskan, sesuai timeline reposisi di Bulan Mei minggu pertama beberapa pesawat dikeluarkan untuk dipindah. Salah satunya pesawat helikopter Sikorsky UH-34 yang dipindah dari Ruang Alutsista ke halaman di sisi timur.
BACA JUGA : Sambut Ramadhan, Koleksi Museum TNI AU di Jogja
Pesawat produksi Amerika itu, menurut Kolonel Sus Yuto Nugroho masuk menjadi koleksi Muspusdirla sejak tahun 1985.
"Banyak kiprah yang ditorehkan helikopter Sikorsky sebelum masuk Muspusdirla, seperti dalam Operasi Tombak dan Operasi Wisnu" katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.