Jelang Iduladha, Permintaan Kambing di Bantul Diprediksi Meningkat
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Petugas saat memindahkan koleksi pesawat Muspusdirla Jogja sesuai dengan sejarahnya dan menjadi tontonan menarik bagi pengunjung. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Aktivitas reposisi koleksi pesawat Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) menarik antusiasme para pengunjung. Warga yang datang ke lokasi itu banyak yang mengabadikan saat petugas mengeluarkan pesawat dari Ruang Alutsista ke halaman Muspusdirla.
Salah satunya Ahmad Reihan. Pengunjung dari Kota Semarang ini mengaku beruntung. Karena ia baru sekali mengunjungi Muspusdirla dan bertepatan dengan aktivitas tersebut dengan menonton proses mengeluarkan pesawat le lokasi baru sesuai sejarahnya.
BACA JUGA : Pesawat Koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara
"Senang sekali. Mungkin sekali seumur hidup bisa melihat proses pemindahan pesawat dari dekat," ujarnya, Jumat (5/5/2023).
Sama seperti Ahmad Reihan. Nur Muzamah juga mengaku senang melihat proses pemindahan pesawat koleksi Muspusdirla.
"Saya foto dan video, untuk kenang-kenangan," ucap Nur yang datang ke Muspusdirla untuk survei kunjungan. Ia rencana akan datang lagi dengan rombongan dari Ponorogo di Bulan Juni mendatang.
Sementara Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Kolonel Sus Yuto Nugroho menjelaskan, sesuai timeline reposisi di Bulan Mei minggu pertama beberapa pesawat dikeluarkan untuk dipindah. Salah satunya pesawat helikopter Sikorsky UH-34 yang dipindah dari Ruang Alutsista ke halaman di sisi timur.
BACA JUGA : Sambut Ramadhan, Koleksi Museum TNI AU di Jogja
Pesawat produksi Amerika itu, menurut Kolonel Sus Yuto Nugroho masuk menjadi koleksi Muspusdirla sejak tahun 1985.
"Banyak kiprah yang ditorehkan helikopter Sikorsky sebelum masuk Muspusdirla, seperti dalam Operasi Tombak dan Operasi Wisnu" katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.