23 Warga Sleman Terdampak Gas Bocor di Bayen, Sampel Air Diuji
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Puluhan ASN jabatan pimpinan tinggi pratama dan sejumlah posisi lainnya resmi dilantik oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo di Pendopo Parasamya, awal Mei ini. Dari sejumlah pejabat yang dilantik, ada tiga nama yang kini menduduki jabatan kepala dinas maupun kepala badan yang sebelumnya kosong.
Ketiga dinas/badan yang sebelumnya kosong dan kini telah terisi tersebut masing-masing adalah Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sleman, dan Dinas Sosial (Dinsos) Sleman.
Untuk jabatan Kepala BKPP yang sebelumnya diisi oleh Plt. Arip Pramana, kini resmi dipimpin pimpinan definitif, R. Budi Pramono. Sementara jabatan Kepala DP3AP2KB yang sebelumnya diemban Plt. Kepala Dinas P3AP2KB, Aji Wulantara saat ini resmi dinakhodai Wildan Solichin. Selanjutnya untuk posisi Kepala Dinsos yang sebelumnya kosong, sekarang dikomandoi kepala yang baru yakni Mustadi.
BACA JUGA: Komitmen Jaga NKRI, Pengurus Santri Marhaens PC Kota Jogja Dilantik
Secara keseluruhan, ada sebanyak 70 ASN jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, Kepala UPT Puskesmas, Kepala UPT Sanggar Kegiatan Belajar dan Kepala Sekolah yang dilantik serta diambil sumpah jabatannya pada Selasa (9/5/2025) ini.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang melantik langsung para ASN mengungkapkan bila pelantikan ini merupakan bagian dari upaya reorganisasi untuk mengoptimalkan dan meningkatkan kualitas kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Untuk mengoptimalkan kualitas kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, maka upaya reorganisasi, promosi dan mutasi dilakukan sebagai proses menjaga kesinambungan birokrasi dan pengembangan karier pegawai," kata Kustini di
Dilantiknya sejumlah pejabat diharapkan Kustini dapat memperlancar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik. Utamanya di tiga perangkat daerah yakni BKPP, Dinsos dan DP3AP2KB. Pasalnya jabatan tiga kepala OPD tersebut sebelumnya kosong.
Kini sejumlah nama telah menempati masing-masing posisi kosong tersebut. "Saya menekankan pentingnya integrasi dan komitmen dari seluruh pimpinan perangkat daerah. Saya berharap setiap kebijakan dan inovasi yang diciptakan harus dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Sleman," tegasnya.
Kepada Kepala UPT Puskesmas dan Kepala Sekolah yang dilantik, Kustini berpesan kepada mereka agar dapat meningkatkan kinerja pelayanan publiknya. Baik itu di bidang kesehatan maupun di bidang pendidikan.
"Harapannya, kepada pejabat yang dilantik untuk untuk dapat segera bekerja dengan semangat dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di lingkungannya masing- masing."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
23 warga Purwomartani terdampak gas bocor di Sleman. Semua pasien sudah pulang, sampel air kini diuji Labkesda.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.