Puluhan SD di Sleman Kekurangan Murid, Ada yang Hanya 1 Siswa
Puluhan SD negeri di Sleman kekurangan murid baru pada SPMB 2026. Faktor lokasi dan sekolah swasta jadi penyebab utama.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Musikus asal Kapanewon Temon berinisial BAP, 21 menjadi korban pengeroyokan ketika sedang mengisi acara musik di Resto Jeruk Sawah, Sogan, Wates, Sabtu (20/5/2023).
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti mengatakan bahwa korban mengalami luka-luka di bagian tubuh dan kepala akibat pengeroyokan yang dilakukan sejumlah orang tidak dikenal.
“Awal mula kejadian pada Sabtu (20/5/2023) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketika itu korban mengisi acara musik di Resto Jeruk Sawah Sogan Wates, Kabupaten Kulonprogo dan dijadwalkan selesai pada pukul 23.00 WIB,” kata Noviartuti, Senin (22/5/2023).
Hanya saja pada pukul 23.00 WIB ada penonton yang langsung naik ke panggung dan meminta agar acara tetap dilanjutkan hingga pukul 24.00 WIB. Kendati demikian, grup musik hanya bersedia melanjutkan acara hingga pukul 23.30 WIB, sesuai izin yang diberikan pihak restoran.
BACA JUGA: Dokter Pelaku Penganiayaan Staf Karen's Diner Minta Maaf
Beberapa orang yang tidak terima keputusan tersebut kembali naik ke panggung dan meminta korban melanjutkan musik. Korban yang tidak menuruti paksaan tersebut akhirnya terlibat dalam cekcok dengan sejumlah pelaku.
“Setelahnya, korban dipukul oleh para pelaku hingga jatuh. Para pelaku mengeroyok dan menginjak-injak korban, sehingga korban mengalami luka-luka pada bagian kepala. Selanjutnya korban digotong turun dari panggung untuk dibawa ke Rumah Sakit Rizki Amalia Temon dan selanjutnya dibawa Ke RSUD [Rumas Sakit Umum Daerah] Wates untuk melakukan pengobatan,” katanya.
Noviartuti menegaskan para pelaku masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Kulonprogo. Atas kejadian tersebut, Polres Kulonprogo mengimbau kepada masyarakat agar menjaga ketertiban ketika berada di tempat umum serta tidak membuat gaduh dan main hakim sendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puluhan SD negeri di Sleman kekurangan murid baru pada SPMB 2026. Faktor lokasi dan sekolah swasta jadi penyebab utama.
Presiden Prabowo menegaskan Polri berperan strategis menjaga keamanan dan menyampaikan enam pesan penting pada Hari Bhayangkara ke-80.
Sensus Ekonomi 2026 mencatat UMKM DIY masih didominasi usaha mikro. Dinkop UKM DIY memperkuat pendampingan agar pelaku usaha bisa naik kelas.
BPKH memangkas anggaran operasional Rp100,31 miliar pada 2026 untuk menjaga keberlanjutan dana haji tanpa mengurangi layanan kepada jemaah
Presiden Prabowo menganugerahkan tanda kehormatan kepada kesatuan dan personel Polri pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas.
Pemkab Bantul mempercepat sertifikasi halal UMKM. Baru sekitar 20 persen produk bersertifikat, dengan sektor pangan menjadi prioritas.