WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Proses hukum kasus polisi yang karena kelalaiannya membuat seorang warga tertembak hingga meninggal dunia di Girisubo masih terus berlanjut. Saat ini proses hukum yang dilakukan Ditreskrimsus Polda DIY masih dalam tahap penyidikan.
Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Nuredy mengatakan terkait dengan tindak pidana umumnya, saat ini sudah dilakukan penyidikan. “Sampai saat ini tersangka sudah ditahan dan dalam proses penyidikan. Kami dalam waktu yang secepatnya akan mengirimkan berkas tersebut ke kejaksaan,” ujarnya, Senin (22/5/2023).
Sampai dengan tahap ini, kami telah memanggil dan memeriksa sebanyak delapan saksi, yang terdiri dari empat orang dari pihak kepolisian dan empat orang dari masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Untuk Kapolsek Girisubo yang menjabat saat itu, menurutnya tidak dijadikan saksi karena mengacu pada KUHP, saksi hanya yang melihat, mendengar dan mengetahui langsung kejadian. Selain itu, dia juga menegaskan tidak ada potensi penambahan tersangka lainnya selain Briptu MK. “Tidak ada, cukup, satu tersangka yang kita tetapkan,” kata dia.
BACA JUGA: Pascainsiden Penembakan saat Dangdutan, Kapolsek Girisubo Dimutasi
Dalam kasus ini, Briptu MK disangkakan Pasal 359 KUHP yang berbunyi ‘Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun’.
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda DIY, AKBP Verena Sri Wahyuningsih mengatakan untuk proses pelanggatan etik, saat ini masih pemeriksaan di Bidang Propam Polda DIY. “Targetnya satu minggu, tetapi kami tidak boleh tidak mengindahkan proses yang ada,” ungkapnya.
Seperti diketahui, kejadian ini terjadi pada Minggu (14/5/2023) malam. Saat itu, Briptu MK sedang bertugas mengamankan acara hiburan di balai Dusun Wuni, Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisobo, Gunungkidul.
Ketika terjadi kericuhan, Briptu MK naik ke atas panggung untuk melerai. Karena kelalaiannya, senjata laras panjang jenis SS1 V1 yang dibawanya meletus dan mengenai seorang warga dan menyebabkannya meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Rumah pribadi Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul digeledah. Polisi temukan emas dan uang Rp476 miliar. Ini fakta lengkap dan penjelasannya.
Orang tua wajib tahu! Ini panduan cek komposisi nutrisi anak agar tidak salah pilih produk dan tetap sesuai kebutuhan tumbuh kembang.
Pemkab Gunungkidul menggelar jamasan pusaka di Bulan Suro. Simak makna filosofi Tosan Aji dan rangkaian acara di 10 lokasi.
Ekspor DIY Mei 2026 naik tipis, industri pengolahan dominan. Simak data lengkap ekspor, impor, dan surplus neraca perdagangan terbaru.
Bupati Sukoharjo Etik Suryani diperiksa KPK usai OTT. Simak kronologi kasus dan daftar lengkap OTT KPK sepanjang 2026 yang makin panjang.