Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menandatangani kesepakatan bersama untuk pengendalian inflasi daerah, di Pendopo Parasamya Sleman, Kamis (8/6/2023)- Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman surplus cabai. Stoknya bakal disalurkan untuk memenuhi kebutuhan di Kota Jambi. Kesepakatan Pemkab Sleman dan Pemkot Jambi ditandatangani Kamis (8/6/2021). Kesepakatan ini lebih rinci untuk bidan pertanian, ketahanan pangan serta bidang lainnya untuk pengendalian inflasi.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Sleman, Suyanto mengatakan pada Mei 2023, Sleman memiliki surplus beras sebanyak 7.888 ton, cabai merah 3.935 ton dan cabai rawit 4.976 ton. “Komoditas ini dapat dikerjasamakan untuk pemenuhan kebutuhan di Jambi,” katanya, Kamis.
Kerja sama telah diinisiasi dengan pengiriman cabai dari pasar lelang cabai dan sayur Perkumpulan Petani Hortikultura Puncak Merapi Sleman kepada pedagang perantara yang menyalurkan cabai ke Kota Jambi. “Embrio ini menjadi peluang kerja sama untuk lebih mendekatkan produsen di Sleman dengan pasar di Kota Jambi,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menuturkan produksi cabai di Sleman selama ini termasuk bagus. Untuk memfasilitasi para petani cabai, Sleman juga telah memiliki pasar lelang cabai di 11 titik, yang telah ditetapkan harga standarnya.
“Pembayaran langsung dengan petani. Waktu pandemi Covid-19, harga dari petani mencapai Rp107.000. Dengan menanam cabai, masyarakat kami bsia sejahtera. Kerja sama dengan Jambi ini langkah kita kendalikian inflasi,” kata dia.
Di bidang pertanian dan pangan, Pemkab Sleman juga telah bekerja sama dengan Pemkot Jogja untuk komoditas beras dan Blitar untuk komoditas telur. “Sleman punya apa, di sana [daerah lain] punya apa, langsung gol kerja sama. Kami siap mengirim,” katanya.
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengatakan Kota Jambi merupakan daerah dengan tingkat inflasi tertinggi di Indonesia. Penyumbang terbesarnya adalah komoditas cabai dan bawang yang mahal. “Sleman menjadi tempat alternatif membantu di bidang cabai,” ujarnya.
Di Jambi, kebutuhan cabai per hari berkisar 8-10 ton. Meski demikian, dia belum menyebutkan berapa banyak pasokan cabai yang dibutuhkan dari Sleman. Selain dari Sleman, pasokan cabai selama ini juga diambil dari daerah lain seperti Magelang, Bengkulu dan kabupaten di dekat Jambi.
Meski demikian, pasokan cabai dari Pulau Jawa menjadi alternatif karena untuk wilayah di dekat Jambi terhambat kendaraan pengangkut batubara. Untuk memperlancar hal tersebut pihaknya juga telah bekerja sama dengan agen. “Kami juga sudah melakukan subsidi transportasi dengan agen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,
PSS Sleman memastikan mayoritas pemain dalam kondisi fit jelang Super League 2026/2027. Hanif Sjahbandi segera kembali ke Sleman setelah menjalani pemulihan ced
Prahdiska Bagas Shujiwo dan Thalita Ramadhani Wiryawan sukses melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di Taipei Aren