Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ketua Tim Audit Syariah Inspektorat Kemenag RI, Miftakhul Huda, membuka kegiatan audit syariah Baznas Sleman, Sennin (12/6/2023)/ist-Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Tim Audit Syariah Inspektorat Kementerian Agama (Kemenag) RI mengaudit secara syariah atas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial pada Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Sleman, Senin (12/6/2023).
Ketua Tim Audit Syariah Inspektorat Kemenag RI, Miftakhul Huda, mengatakan pelaksanaan audit syariah ini merupakan kegiatan yang bersifat pendampingan atau konsultasi terkait dengan pengelolaan dana keagamaan yang pada Baznas Kabupaten Sleman.
"Audit Syariah mengedepankan pendampingan dan konsultasi terkait pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan dana keagaman lainnya yang dikelola Baznas Sleman, juga untuk memastikan dana dikelola dengan profesional dan disampaikan kepada yang berhak menerima," katanya.
Audit syariah ini meliputi manajemen kelembagaan, pengumpulan dana, pendistribusian dan pendayagunaan, serta kepatuhan terhadap standar syariah. Selain Baznas Sleman, audit syariah juga dilakukan di Baznas Jogja dan berlangsung selama satu pekan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakankedatangan Tim Audit Inspektorat Kemenag RI semakin memotivasi kami untuk lebih semakin profesional dalam mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Sleman.
Menurutnya, audit syariah ini menjadi bentuk pertanggungjawaban Baznas Sleman. "Saya sangat mendukung pelaksanaan audit syari’ah ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan zakat, infak dan shodaqoh yang dikelola oleh Baznas Kabupaten Sleman," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kustini menyampaikan bahwa penghimpunan dana oleh Baznas Sleman mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada 2022, Baznas Sleman berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp9,5 miliar. Capaian tersebut naik 42% dari tahun 2021 sebesar Rp6,9 miliar.
Sementara dana yang telah ditasyarufkan sebesar Rp7,6 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 28.603 orang. "Pentasyarufan tersebut melalui lima program unggulan Baznas, yakni Sleman Taqwa, Sleman Cerdas, Sleman Makmur, Sleman Sehat dan Sleman Peduli," ungkapnya.
Ia berharap dengan adanya audit syariah dan pendampingan pengelolaan dana Baznas Sleman, dapat menjadi motivasi untuk senantiasa profesional dalam mengelola dana yang dipercayakan Muzaki kepada Baznas Sleman sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum