Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat meresmikan batik motif Umbar Dadi karya anak-anak SDN Karangrejek 2 di Kapanewon Wonosari. Selasa (13/6/2023). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Siswa-siswi SD Negeri Karangrejek 2 di Kapanewon Wonosari patut berbangga. Pasalnya, karya batik sekolah ini diresmikan oleh Bupati Sunaryanta sebagai salah satu motif batik asli Gunungkidul, Selasa (13/6/2023).
“Saya ucapkan selamat dan karya ini harus terus dipertahankan jangan sampai tersisih oleh jaman,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Selasa.
BACA JUGA: Fashion Show Batik Digelar di Pantai Sepanjang 3-4 Juni 2023
Menurut dia, pengenalan batik di tingkat sekolah bisa menjadi salah satu upaya melestarikan dan mengangkat potensi lokal. Selain itu, juga bisa menjadi sarana melatih ketrampilan para siswa.
“Juga sebagai upaya penguatan karakter anak sejak kecil. Muatan lokal seperti ini harus dipertahankan karena banyak manfaat positif yang didapatkan,” kata Sunaryanta.
Guru Seni Rupa SDN Karangrejek 2, Sugeng Riyadi mengatakan, motif batik yang diresmikan bupati diberinama Umbar Udadi. Ide pembuatan motif ini merupakan karya pemikiran para guru yang dijadikan sebagai konsep.
Setelah jadi, sambung dia, proses dilanjutkan dengan menuangkan ide ini dalam bentuk kerajinan batik. Adapun pelaksanaan membatik melibatkan anak-anak dari kelas 4, 5 dan 6.
“Jadi idenya dari guru, terus para murid ikut membuat batiknya,” kata Sugeng.
Dia menjelaskan, motif batik ini tidak lepas adanya eksploitasi alam, khususnya menyangkut sumber daya hayati secara berlebihan. Diharapkan batik Umbar Dadi menadi simbol menjaga kelestarian alam.
BACA JUGA: Perajin Batik di Gunungkidul Berkomitmen Gunakan Pewarna Alami
“Ekosistem ini harus dilestarikan sehingga bisa dimanfaatkan oleh generasi mendatang sehingga batik yang diluncurkan bisa menjadi simbol,” katanya.
Sugeng menambahkan, setelah diresmikan oleh bupati, rencananya dalam waktu dekat dijadikan sebagai seragam wajib di sekolah. Ke depannya juga tidak menutup kemungkinan bisa dijual secara luas di pasaran.
“Untuk pembuatan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Yang jelas, kegiatan ini juga sebagai sarana mengasah kemampuan para siswa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.