630 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pemilihan Lurah Serentak di Gunungkidul
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Pantai Sepanjang Gunungkidul - ist/jogjaprov.go.id
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Peragaan busana bertajuk Gunungkidul Batik Fashion Beach akan digelar di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari 3-4 Juni 2023. Rencananya yang tampil tidak hanya para model, tapi juga melibatkan kepala OPD di lingkup Pemkab Gunungkidul.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Supartono, mengatakan Gunungkidul Batik Fashion Beach menjadi rangkaian peringatan hari jadi kabupaten ke-192. Menurut dia, peragaan busana yang diselenggarakan berbeda dengan umumnya fashion show.
Hal ini dikarenakan lokasi yang menjadi penyelenggaraan acara berada di tempat terbuka. Rencananya kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (3/6/2023) dan Minggu (4/6/2023).
“Umumnya fashion show dilaksanakan di hotel atau mall. Tapi, kami pilih dilaksanakan di pantai,” kata Supartono.
Ia menjelaskan peragaan busana yang mengkreasikan batik ini juga melibatkan 25 industri kecil menengah (IKM) di Gunungkidul. Adapun yang tampil tidak hanya model professional, tapi juga melibatkan kalangan Kepala OPD di lingkup Pemkab Gunungkidul.
“Nantinya juga pameran kreasi batik karya perajin di Gunungkidul,” katanya.
Selain itu, juga ada kegiatan Ayo Membatik untuk pengunjung. Di tempat ini disediakan tutorial dan praktek cara pembuatan batik. “Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan lancar,” kata dia.
Supartono menambahkan, penyelenggaraan ini diharapkan bisa meningkatkan pemasaran dan memperluas jaringan pemasaran produk kreatif terkait fashion, batik kain, dan produk turunanya. “Tentunya juga memperkenalkan produk batik. Semoga acara ini dapat meningkatkan perekonomian IKM Batik maupun desainernya yang juga berasal dari Gunungkidul,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mendukung penuh penyelenggaraan fashion show batik yang diselenggarakan di Pantai Sepanjang. Menurut dia, kegiatan ini bisa menjadi daya tarik wisatawan, agar tidak hanya melihat pemandangan alam, tapi ada atraksi yang bisa disaksikan.
“Momennya juga libur panjang. Jadi, bisa menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.
Menurut dia, didalam pengembangan sektor kepariwisataan ada tiga A yang meliputi atraksi, aksesibilitas dan amenitas. “Tiga A ini sangat penting karena menjadi sarana memberikan suguhan serta keamanan dan kenyamanan bagi setiap pengunjung yang datang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Dugaan pungli food truck di Alkid Jogja viral. Keraton meminta Pemkot Jogja dan aparat mengusut serta menindak tegas.
Seniman Susilo Nugroho atau Den Baguse Ngarsa meninggal dunia pada Senin (21/9/2026). Ia dikenal lewat Teater Gandrik dan Mbangun Desa.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menindaklanjuti aspirasi warga Jurangjero soal irigasi, PJU, dan penanganan stunting.
Pajak daerah Sleman mencapai Rp930 miliar hingga September 2026. PBB-P2 hampir 100%, sementara BPHTB masih perlu digenjot.
Dispar Sleman menyimulasikan dampak pembukaan Kelok 23 terhadap kunjungan wisatawan, okupansi hotel, dan PAD hingga 2030.