Bawaslu Bantul Berharap Pemilihan Lurah Tak Diwarnai Politik Uang
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Suasana pentas pantomim bertajuk Mime Mupakara di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Selasa (13/6/2023).
JOGJA—Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY menyelenggarakan pentas pantomim bertajuk Mime Mupakara di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Selasa (13/6/2023). Pentas ini ditujukan sebagai salah satu upaya untuk meregenerasi seniman pantomim.
Tak hanya upaya regenerasi, Disbud DIY juga berkomitmen untuk terus merawat dan mengembangkan pantomim. Gelaran pentas ini menampilkan tiga kelompok sanggar pantomim di DIY, yaitu Sanggar Arsita, Yud’s Dance Mime Teater, dan Imagination Mime.
Setiap kelompok sanggar pantomim yang tampil mementaskan masing-masing tema yang secara umum menceritakan soal lingkungan hidup. Misalnya, Sanggar Arsita yang tampil dengan tajuk Tritirta, di mana menceritakan hubungan antara manusia dan air yang vital. Lalu Yud’s Dance Mime Teater menampilkan pentas bertajuk Udara, sementara Imagination Mime tampil dengan tajuk Tanah.
Kepala Disbud DIY Dian Lakshmi Pratiwi melalui Sekertaris Disbud DIY Cahyo Widayat menyebut ujung tombak pelestarian, pengembangan, dan regenerasi pantomim adalah UPT TBY.
“TBY sebagai laboratorium seni budaya selalu mencoba untuk terus mengembangkan, melestarikan, regenerasi, dan segala bentuk fasilitasi lainnya terhadap pantomim yang merupakan cabang seni budaya,” jelasnya.
Cahyo menyebut TBY tak hanya memfasilitasi, tapi juga berusaha untuk terbuka dan inklusif terhadap kelompok masyarakat manapun untuk dapat berpartisipasi dalam pantomim. “Terutama sahabat-sahabat difabel, kami sangat terbuka dan selalu memfasilitasi dengan baik apa yang dibutuhkan sahabat-sahabat difabel,” terangnya.
Pantomim di DIY, jelas Cahyo, memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan sesuai nilai budaya lokal. “Harpannya akan tumbuh seniman-seniman pantomim dari DIY yang dapat membagakan hingga panggung nasional dan internasional, untuk itu kami terus berkomitmen untuk mewadahi para seniman dan sanggar pantomim agar terus berkembang sember memberikan panggung pentas ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.