Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Para tersangka dan barang bukti senjata tajam yang diamankan polisi dari tawuran dua geng pelajar di Bantul/Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Polisi menangkap dua orang remaja yang terlibat dalam tindak pidana kekerasan jalanan (Rasjal), Rabu (14/6/2023). Kedua pelaku diduga terlibat kekerasan yang terjadi di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) tepatnya di sekitar Pantai Kuwaru, Kalurahan Poncosari, Srandakan, Bantul.
Kedua tersangka masing-masing berinisial NSB,16 dan RDD,16. Keduanya masih berstatus pelajar dan diduga merupakan anggota geng sekolah di Bantul. “Keduanya ditangkap oleh warga bersama anggota Polairud dan anggota Polsek Srandakan,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Rabu (14/6/2023).
BACA JUGA: Polisi Bantul Tangkap Dua Pelajar Pelaku Kejahatan Jalanan
Jeffry mengatakan sebenarnya ada sekitar 25 orang termasuk dua tersangka yang melakukan kekerasan jalanan di JJLS tersebut. Namun sampai Rabu siang masih dalam penyelidikan polisi. Pemeriksaan lebih lanjut kedua tersangka masih menunggu pendampingan orang tua, petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A), dan pengacara.
Jeffry menjelaskan peristiwa penyerangan itu dilakukan oleh sebanyak 25 orang pada Selasa (13/6/2023) sekitar pukul 16.00. Sore itu keempat korban yang berinisial RKP,16; ANE,14; RDA,15; dan RAS,17 melintas di JJLS yang tak jauh dari Pantai Kuwaru.
Ketika melintas itulah kelompok korban berpapasan dengan rombongan tersangka yang berjumlah sekitar 25 orang dengan membawa batang besi, knok, gesper dan gir. “Saat berpapasan dengan rombongan pelaku, para korban diacungi besi knok oleh salah satu anggota rombongan, yang kemudian berlanjut pada penganiayaan dan perusakan terhadap kendaraan korban,” paparnya.
Akibat kejadian tersebut keempat korban mengalami luka. Korban RKP mengalami luka memar pada bagian siku dan janggut kanan, lalu korban ANE mengalami luka memar pada bahu kanan. Sementara untuk korban RDA mengalami luka robek pada punggung, dan korban RAS mengalami luka memar pada pipi, leher, serta sikut.
BACA JUGA: Pelajar Ricuh di Ketandan Bantul, 9 Orang Diamankan
Menurut Jeffry setelah peristiwa penyerangan, tak jauh dari lokasi kejadian dua orang dari rombongan tersangka berhasil diamankan oleh warga dan anggota kepolisian pada Rabu dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Kedua tersangka langsung dibawa polisi. Sementara untuk barang bukti yang diamankan di antaranya motor KLX warna putih orange milik tersangka.
Kemudian dua unit motor yang rusak milik korban berupa Honda Scoopy warna hitam dan Honda Scoopy warna hitam merah. Turut diamankan pula baju dan jaket yang dipakai para tersangka saat melakukan penyerangan. Baik barang bukti maupun kedua pelaku kini tengah berada di Polsek Srandakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.