Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul terus memperluas jaringan layanan administrasi kependudukan di tingkat kalurahan. Ditargetkan di akhir 2023, sebanyak 144 kalurahan di Gunungkidul bisa memberikan pelayanan ini.
Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengatakan proses layanan administrasi kependudukan di Bumi Handayani terus dipermudah. Selain memanfaatkan perkembangan informasi dan teknologi, juga ada upaya mendekatkan pelayanan hingga tingkat kalurahan.
Untuk mengurus adminduk, masyarakat tidak lagi harus ke kantor disdukcapil atau kapanewon. Pasalnya, sudah ada perjanjian kerja sama dengan pemerintah kalurahan sehingga pengajuan bisa dilakukan di wilayah masing-masing. “Hari ini kami lakukan perjanjian kerja sama layanan adminduk dengan sembilan kalurahan,” katanya, Rabu(18/10/2022).
Sebanyak sembilan kalurahan yang bisa melayani adminduk ini meliputi Kalurahan Kampung, Tancep, Sambirejo, Watusigar, Beji dan Tancep di Kapanewon Ngawen. Sedangkan untuk Kapanewon Patuk ada di Kalurahan Ngleri, Kapanewon Wonosari di Kalurahan Wareng dan Kapanewon Gedangsari di Kalurahan Hargomulyo.
Menurut dia, dengan pelayanan di kalurahan maka waktu pengurusan lebih efektif dan efisien. Adapun jenis layanan yang diberikan sama seperti di disdukcapil seperti akta kelahiran, akta kematian hingga Kartu Keluarga.
“Sekarang lebih dekat dan mudah. Contohnya, untuk akta kematian bisa didapatkan bersamaan dengan penguburan jenazah yang meninggal dunia,” katanya.
BACA JUGA: Sleman Program Pemutakhiran Data, Sasar Keakuratan Data Adminduk
Kepala Seksi Kerja Sama dan Inovasi Pelayanan, Disdukcapil Gunungkidul, Ruspamilu Yulianto menambahkan kerja sama layanan adminduk di kalurahan sudah dirintis sejak 2019 lalu. Total hingga sekarang sudah terselenggara di 103 kalurahan. “Hari ini ada penandatangan kerja sama untuk sembilan kalurahan. Sedangkan yang belum kerja sama ada 41 kalurahan,” katanya.
Yuli mengungkapkan, sudah ada upaya percepatan kerja sama melalui surat edaran dari Sekretariat Daerah. Ditargetkan seluruh kalurahan di Gunungkidul di akhir tahun ini sudah bisa memberikan pelayanan adminduk.
“Total ada 144 kalurahan. Akhir tahun ini, kami targetkan 41 kalurahan lainnya [yang belum kerja sama] sudah ikut sehingga dapat melayani adminduk,” katanya.
Menurut dia, seluruh pelayanan yang diberikan secara gratis dan tidak ada dnnda keterlambatan dalam pengurusan. Langkah ini sesuai dengan jargon milik Disdukcapil Gunungkidul, yakni urus dewe gampang lan ora mbayar (urus sendiri mudah dan gratis). “Jadi sekarang lebih mudah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S
Cuaca panas bisa memengaruhi baterai mobil listrik. Simak 6 cara menjaga baterai EV tetap awet dan efisien saat suhu ekstrem.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.