Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Simulasi bencana alam oleh abdi dalem Kraton./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL–Pembentukan Kalurahan Tangguh Bencana (Kaltana) di Kabupaten Bantul terus bertambah. Hingga kini, tercatat sebanyak 42 kalurahan yang dikukuhkan sebagai Kaltana dan dalam waktu dekat, Pemkab Bantul akan menambah tiga Kaltana baru.
Bidang Analisis Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Fatah Yogo Yudhanti menyampaikan pembentukan ketiga calon Kaltana tersebut akan dilaksanakan pekan depan. Dengan begitu jumlah Kaltana di Bantul akan menjadi 45 atau 60% dari seluruh kalurahan.
“Kami sebelumnya melakukan sosialisasi kepada peserta terdiri dari masyarakat dan pemangku kepentingan kita melakukan sebelas pertemuan di setiap Kalurahan,” kata Fatah, Kamis (15/6/2023).
BACA JUGA: Bantul Dilanda Hujan dan Angin Kencang, Sebabkan 25 Titik Bencana
Ketiga Kaltana yang akan dibentuk meliputi Kalurahan Sumbermulyo, [Bambanglipuro], Ngestiharjo [Kasihan] dan Karangtalun [Imogiri]. Menurut Fatah, sumber dana pembentukan Kaltana berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bantul.
Pembentukan Kaltana, lanjut Fatah dilakukan secara partisipatif antara lain melakukan perencanaan resiko bencana dan menggali berbagai potensi bencana.
“Kami partisipatif untuk menggali sendiri mana resiko paling tinggi, resiko penanggulangan dan kontijensinya yang paling prioritas dan urgent. Rencananya kami akan membuat tim siaga bencana,” katanya.
Fatah mengatakan, masyarakat dibekali pelatihan sesuai apa yang diinginkan terutama saat terjadi situasi gawat darurat yang mengancam keselamatan. Selain itu juga dilakukan masyarakat juga dilatih untuk membuat dapur umum ketika untuk memenuhi kebutuhan konsumsi kedaruratan.
“Masyarakat kami latih bagaimana menangani korban, ibu hamil bagaimana, dan sebagainya. Kontijensi kami libatkan semua unsur masyarakat, sehingga kami sebagai fasilitator tetap memperhitungkan semua tanpa pandang bulu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.