Korban Daycare Little Aresha Jalani Terapi Mandiri, Trauma Berlanjut
Korban Daycare Little Aresha Jogja masih mengalami trauma. Orang tua menanggung biaya terapi, sementara proses hukum terus berjalan.
Alat berat membongkar bangunan rumah warga saat eksekusi lahan kena proyek jalan tol Jogja-Solo di Desa Pepe, Kecamatan Ngawen, Klaten, Rabu (10/5/2023)/ Solopos-Taufiq Sidik Prakoso
Harianjogja.com, JOGJA–PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) menyampaikan lahan jalan tol Jogja-Solo Seksi 1.1 dan Seksi 1.2 telah dilakukan pembebasan 89,46%. Dari pembebasan tanah yang dilakukan terdapat sejumlah tanah karakteristik khusus yang telah dibebaskan.
Manager Humas PT JMM, Rachmat Jesiman Putra menyampaikan pembebasan tanah telah dilakukan terhadap sejumlah tanah karakteristik khusus yang akan digunakan untuk jalan tol. Total target pembebasan tanah sebanyak 5.049 bidang atau seluas 422,99 hektar. Adapun total nilai Uang Ganti Kerugian (UGK) mencapai Rp5,6 Triliun.
BACA JUGA: Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Belum Tuntas, Terus Dikebut
“Progress pembebasan mencapai sebesar 89,46 persen dengan jumlah bidang bebas sebanyak 4.517 bidang atau seluas 379,46 hektar. Hingga saat ini UGK yang disalurkan sebanyak Rp4,8 Triliun,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Minggu (18/6/2023).
Lahan yang dibebaskan, lanjut Rachmat terdapat tanah karakteristik khusus yakni tanah kas desa (TKD), instansi, makam, dan wakaf. Untuk TKD yang digunakan untuk jalan tol tersebar di 57 desa atau kalurahan sebanyak 391 bidang seluas 66,84 hektar senilai Rp671,4 miliar.
“TKD yang sudah dibebaskan seluas 69,05 persen sebanyak 270 bidang senilai Rp419 miliar. Tanah instansi sebanyak sembilan bidang seluas 3,92 hektar, senilai Rp84,1 miliar,” katanya.
Untuk tanah instansi tersebut menurut Rachmat saat ini masih dalam tahap perjanjian tukar menukar.
Selanjutnya, kata Rachmat, terdapat tanah makam sebanyak 14 bidang atau 1.344 unit liang kubur seluas 1,11 hektar yang hingga saat ini belum seluruhnya dilakukan penilaian oleh appraisal. Meski begitu, hingga kini sebidang makam berisi 202 kuburan telah pindahkan dengan total nilai ganti kerugian sebesar Rp1 miliar.
“Untuk tanah wakaf sebanyak 17 bidang seluas 0,35 hektar nilainya Rp12,1 miliar telah disediakan tanah pengganti sebanyak 12 bidang dan masih menunggu proses penyediaan bangunan pengganti oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT),” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Korban Daycare Little Aresha Jogja masih mengalami trauma. Orang tua menanggung biaya terapi, sementara proses hukum terus berjalan.
Pemkab Temanggung mulai membangun SPAM Rp3 miliar untuk melayani 769 sambungan rumah di tiga desa dengan target selesai Oktober 2026.
Kiandra Ramadhipa menjuarai Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup Sachsenring dan naik ke peringkat ketiga klasemen sementara.
Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Jogja akan menggelar Job Fair Kota Jogja 2026 pada Rabu-Kamis (15-16/7) di Auditorium LPP
Kapolri memastikan hubungan Polri dan Kejaksaan Agung tetap solid serta sepakat memperkuat sinergi di tengah perhatian publik terhadap dugaan kasus korupsi.
Pemerintah merestrukturisasi proyek Tol Getaci setelah dua kali lelang gagal menarik investor. Evaluasi ditargetkan selesai pada 2027.