IHSG Dibuka Menguat! Sentimen Global dan AI Dorong Bursa ke Zona Hijau
IHSG menguat ke 5.936 pada perdagangan pagi. Sentimen global, AI, dan proyeksi IMF jadi pendorong utama pasar saham hari ini.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, WATES—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo membentuk tim koordinasi penanganan kemiskinan untuk meningkatkan upaya penanggulangan kemiskinan di wilayahnya.
BACA JUGA: Data Warga Miskin di Kulonprogo akan Divalidasi
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulonprogo Aris Nugraha menyampaikan bahwa tim koordinasi penanganan kemiskinan yang dibentuk 12 Juni 2023 setiap bulan akan melakukan rapat koordinasi dan evaluasi program penanggulangan kemiskinan.
"Saat ini tim telah bekerja," kata Aris di Kulonprogo, Senin (19/6/2023).
Menurut data pemerintah daerah, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kulonprogo sebanyak 73.210 orang atau 16,39 persen dari populasi.
Aris mengatakan bahwa pemerintah kabupaten sudah mendata penduduk dengan kategori miskin dan miskin ekstrem berdasarkan nama dan alamat.
Menurut dia, ada sekitar 4.000 keluarga atau 14 ribuan orang yang tergolong miskin ekstrem di wilayah Kabupaten Kulonprogo.
Aris mengatakan bahwa pemerintah kabupaten mengupayakan formula penanganan yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk yang tergolong miskin ekstrem.
Guna menanggulangi kemiskinan ekstrem, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo di antaranya menjalankan program pemberdayaan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dengan mengalokasikan dana untuk memberikan bantuan iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional serta menyalurkan bantuan sosial.
"Meningkatkan pendapatan dengan pemberdayaan, mengurangi biaya masyarakat dengan memberikan JPS (jaring pengaman sosial) dan beasiswa bagi keluarga miskin," kata Aris.
Program-program penanggulangan kemiskinan tersebut diharapkan dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kulonprogo hingga mencapai nol persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG menguat ke 5.936 pada perdagangan pagi. Sentimen global, AI, dan proyeksi IMF jadi pendorong utama pasar saham hari ini.
KPK menduga rumah milik Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul menggunakan nama orang lain sehingga tidak tercatat dalam LHKPN.
Seorang pria 61 tahun ditemukan meninggal di Sungai Bedog, Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan, korban diduga punya riwayat epilepsi.
Sebanyak 2.663 ASN Jawa Barat terindikasi judi online. Pemprov Jabar siapkan sanksi mulai pembinaan hingga pemecatan.
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
BLT Rp900 ribu dari Kemensos cair atau tidak Juli 2026? Cek status penerima bansos lewat website dan aplikasi resmi berikut ini.