PCA Ngampilan Gelar Milad Aisyiyah ke-109, Ini Dakwah Kemanusiaannya
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Kesenian oglek yang dipentaskan di Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, Selasa (20/6/2023). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
KULONPROGO—Taman Budaya Yogyakarta (TBY) terus berupaya merevitalisasi kesenian yang hampir punah. Pada Selasa (10/6/2023), TBY merevitalisasi seni oglek di Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, Kulonprogo.
Kepala Seksi Dokumentasi dan Informasi Seni Budaya TBY, Dyah Wahyu Aprilina mengatakan seni oglek diputuskan menjadi sasaran revitalisasi karena dianggap sangat jarang dipentaskan, sehingga seni oglek terancam punah.
“Revitalisasi yang kami lakukan intinya sama dengan wayang sada kemarin. Seni oglek kami pilih karena dianggap sudah sangat jarang dipentaskan dan agar ke depannya tidak punah,” kata Dyah saat dihubungi, Selasa.
Diah menjelaskan dalam perkembangan zaman, kesenian oglek yang semula hanya oglek putra ternyata memiliki versi lain hasil pengembangan atau kreasi baru yaitu oglek putri.
BACA JUGA: Kisah Keluarga Sumiran Penghuni Kampung Mati di Kulonprogo, Jalan 2 Km ke Rumah Tetangga
“Revitalisasi ini menjadi program kami [TBY] dengan menggunakan dana keistimewaan [Danais] dan upaya ini kami lakukan secara rutin setiap tahun,” katanya.
Revitalisasi yang dilakukan mencakup seni klasik dan seni kerakyatan. Untuk jenisnya juga tidak terbatas dalam bentuk tari. Menurut Dyah, kesenian tradisional harus dibuat lebih akrab dengan anak muda. Bentuk dan medianya dapat bermacam-macam seperti melalui Youtube, live Instagram, sampai Tiktok. Durasi pementasan pun dapat dipangkas disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan begitu, penonton tidak merasa jenuh menikmati. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.