11 Bayi Dievakuasi dari Sebuah Rumah di Pakem Sleman, 3 Sakit
Sebanyak 11 bayi dievakuasi dari rumah di Pakem Sleman. Tiga bayi sakit dan dibawa ke rumah sakit, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Ilustrasi budi daya ikan/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulonprogo terus mendorong produktivitas dari sektor pembudidayaan ikan. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain memonitor kesehatan ikan dan lingkungan budi daya.
Kepala Bidang Pembudidayaan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Suryadi mengatakan bahwa Pemkab Kulonprogo telah mengalokasikan sekitar Rp110 juta untuk mendorong produktivitas ikan.
“Kami punya sekitar Rp110 juta untuk penyediaan obat-obatan bagi ikan, mengecek kesehatan ikan, tempat budi daya, dan pelatihan kesehatan ikan serta vaksinasi ikan,” kata Suryadi dihubungi pada Sabtu (24/6/2023).
Apabila Kelompok Pembudi Daya Ikan (Pokdakan) memerlukan obat-obatan untuk ikan seperti hormon ovaprim untuk perbenihan ikan, mereka dapat meminta kepada DKP Kulonprogo kendati jumlahnya terbatas. Maksimal, kelompok dapat meminta satu hormon ovaprim satu kali satu tahun.
“Kalau sudah meminta hormon ovaprim itu dalam satu tahun ya sudah hanya bisa satu. Alokasi untuk pengadaan obat-obatan soalnya hanya Rp9 juta. Sangat kecil. Apalagi digunakan untuk satu kabupaten,” katanya.
BACA JUGA: Memasyarakatkan Ikan, Menyehatkan para Insan
Suryadi menambahkan monitoring kesehatan lingkungan budi daya dilakukan secara rutin setiap tahun melalui Pokdakan. Kelompok yang membutuhkan adanya pemantauan kualitas air, kondisi kesehatan ikan, dan analisa penyakit akan didatangi oleh tim dari DKP Kulonprogo. “Pelatihan kesehatan ikan yang mencakup pelatihan vaksinasi ikan baru akan kami laksanakan pada 3 dan 4 Juli 2023,” ucapnya.
Menurut dia, Pokdakan tidak perlu mengirim proposal permintaan mengecek kesehatan ikan dan lingkungan budi daya. Cukup mengirim pesan melalui Whatsapp, DKP Kulonprogo akan langsung menindaklanjuti.
“Kami punya water quality checker dari Jepang seharga sekitar Rp100 jutaan. Nanti bisa diketahui kualitas parameter air kolam, pH, DO, suhu, bahkan kadar nitratnya bisa diukur melalui alat itu. Nantinya akan kami beri rekomendasi tindakan yang harus dilakukan,” lanjutnya.
Apabila DKP Kulonprogo tidak dapat mengidentifikasi penyakit pada ikan, maka sampel yang ada akan dikirim ke DKP DIY. Infeksi penyakit pada ikan karena parasit Henneguya sp sering terjadi pada saat musim hujan dan fluktuasi suhu ekstrem.
Lebih jauh, Suradi mengatakan sampai saat ini terdapat sebanyak 469 pokdakan yang telah teregister. Dari jumlah tersebut mayoritas merupakan kelompok pembesaran ikan dan 30 kelompok bergerak di sisi perbenihan atau unit perbenihan rakyat (UPR).
“Nah, kembali lagi monitoring kesehatan ikan dan lingkungan budi daya itu penting, utamanya untuk meningkatkan produktivitas ikan. Pada 2022, pokdakan di Kulonprogo menghasilkan 16.000 ton dari berbagai jenis ikan, seperti lele ada sekitar 11.000 ton, sisanya gurameh, nila, patin. Ikan hias juga termasuk dalam jumlah tersebut,” ujar dia.
DKP Kulonprogo juga telah menetapkan target produktivitas ikan budi daya pada 2023 yang mencapai 17.000 ton. Angka tersebut naik 1.500 ton dari 2022. Target tersebut naik menyusul berbagai bantuan yang telah diberikan baik melalui DKP Kulonprogo maupun DIY.
"Karena apabila budi daya ikan tidak dikawal atau dimonitoring, maka besar kemungkinan upaya tersebut gagal."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 11 bayi dievakuasi dari rumah di Pakem Sleman. Tiga bayi sakit dan dibawa ke rumah sakit, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.