Pria Bersenjata Parang Ngamuk di Pleret Bantul, Satu Warga Terluka
Aksi penganiayaan di Pleret Bantul membuat seorang warga terluka akibat sabetan parang. Pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah kejadian.
Ilustrasi ikan teri - Antara
Harianjogja.com, BANTUL - Produksi ikan budidaya di Kabupaten Bantul pada tahun 2025 tercatat melampaui target yang ditetapkan. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul mencatat total produksi ikan budidaya mencapai 13.825,05 ton, sedikit lebih tinggi dibanding target 13.810,98 ton.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP Bantul, Kristanto Kurniawan mengatakan capaian tersebut menunjukkan kinerja sektor perikanan budidaya masih terjaga. Meski demikian, pihaknya belum memiliki data rinci terkait distribusi dan pemasaran hasil produksi ikan budidaya tersebut.
“Pemasarannya tidak semuanya ke Bantul, ada yang keluar daerah seperti Wonosari, Purworejo, Kulon Progo, hingga Magelang. Data rinci belum ada, kami melakukan wawancara langsung ke pembudidaya,” ujar Kristanto, Selasa (20/1/2026).
Menurutnya, keterbatasan data detail pemasaran tidak memengaruhi capaian produksi secara umum. Secara total, produksi ikan budidaya di Bantul tetap sesuai target, meski selisihnya relatif tipis. Adapun jenis ikan yang dibudidayakan beragam mulai dari lele, gurame, nila dan lain sebagainya.
Di sisi lain, konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Bantul juga menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024, angka konsumsi ikan per kapita mencapai 32,2 kilogram per orang per tahun. Angka tersebut merupakan gabungan dari konsumsi ikan dalam rumah tangga sebesar 20,25 kilogram per kapita per tahun berdasarkan data Susenas, konsumsi ikan di luar rumah tangga sebesar 9,84 kilogram, serta konsumsi ikan yang tidak tercatat sebesar 2,11 kilogram.
Peningkatan konsumsi ikan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pola konsumsi pangan yang lebih sehat, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi sektor perikanan budidaya di Bantul. "Minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan memang tinggi di Bantul, sehingga peluang untuk usaha di sektor ini juga menjanjikan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aksi penganiayaan di Pleret Bantul membuat seorang warga terluka akibat sabetan parang. Pelaku berhasil diamankan polisi beberapa jam setelah kejadian.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.