Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kelautan dan Perikanan DIY mendorong optimalisasi olahan produk ikan di masyarakat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada 2026, sebanyak 90 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) pengolahan ikan.
Kepala DKP DIY Hery Sulistio Hermawan menjelaskan sepanjang tahun ini terdapat 30 paket bimtek yang disiapkan untuk SPPG.
“Satu paket itu tiga dapur SPPG. Berarti tiga dapur dikali 30, ada 90 dapur SPPG ini kelompok sasarannya,” ujarnya.
Bimtek tersebut menyasar seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan dapur SPPG, terutama penjamah makanan dan koordinator dapur. Selain memberikan pemahaman terkait teknik pengolahan ikan, peserta juga mendapatkan referensi variasi menu berbahan dasar ikan.
“Kami juga menyampaikan bagaimana memilih ikan yang baik, segar dan berkualitas, lalu bagaimana mendistribusikannya,” katanya.
Menurut Hery, langkah ini penting karena ikan menjadi salah satu sumber protein yang dapat dimasukkan dalam menu MBG. Program ini sekaligus menjadi upaya untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat di DIY yang saat ini masih berada di bawah rata-rata nasional.
“Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengolah hasil perikanan menjadi berbagai menu yang bergizi, aman dikonsumsi, serta menarik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan peningkatan konsumsi ikan memiliki peran penting dalam memperbaiki gizi masyarakat. Konsumsi ikan secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan protein serta asam lemak esensial yang berperan dalam perkembangan otak dan sistem kekebalan tubuh.
Terkait suplai bahan baku, DKP DIY memastikan ketersediaan ikan untuk kebutuhan SPPG relatif aman. Sejumlah dapur SPPG juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai produsen ikan di DIY.
“Sudah banyak yang bekerja sama, tapi saya belum ada detailnya karena masih terus berkembang,” jelasnya.
Produsen tersebut terdiri dari pembudidaya ikan, nelayan, hingga pelaku usaha pengolahan hasil perikanan. Dalam praktiknya, satu produsen dapat memasok kebutuhan ikan ke lebih dari satu dapur SPPG.
“Ada pelaku yang bisa bekerja sama dengan 35 dapur, ada yang 32 dapur, ada yang 20-an, ada yang di bawah 10, tergantung karakteristik masing-masing,” ujarnya.
Melalui kontrak kerja sama tersebut, setiap pihak diharapkan memperoleh kepastian dalam rantai pasok.
“Nelayan harus dipastikan bahwa produknya dibeli. SPPG pun harus memiliki kepastian bahwa bahan baku ikan akan didistribusikan,” katanya.
Melalui bimtek ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, pengelola dapur layanan gizi, serta pelaku usaha perikanan semakin kuat sehingga mampu mendukung terciptanya generasi yang sehat, kuat, dan cerdas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.