Tak Cuma Droping, TNI Bangun 18 Sumur Bor untuk Warga Gunungkidul
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.
Hasil tangkapan ikan. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan di Kabupaten Gunungkidul belum memenuhi target sepanjang 2025. Realisasi retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) hanya menembus sekitar 61 persen dari target yang dibebankan pemerintah daerah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, M Johan Prasetyo, mengatakan target PAD retribusi TPI pada 2025 dipatok sebesar Rp510 juta. Namun hingga tutup buku akhir tahun, pendapatan yang berhasil dihimpun hanya mencapai Rp314.401.000 atau sekitar 61,65 persen.
“Kalau diprosentasekan hanya terpenuhi sekitar 61,65% dari target yang dibebankan di 2025,” kata Johan, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, realisasi pendapatan sangat bergantung pada hasil tangkapan nelayan. Sepanjang tahun lalu, cuaca ekstrem kerap terjadi sehingga aktivitas melaut terganggu dan berdampak pada minimnya ikan yang didaratkan di TPI.
“Tahun lalu sering terjadi cuaca ekstrem sehingga berpengaruh terhadap hasil tangkapan jadi tidak optimal,” ungkapnya.
Selain faktor cuaca, Johan menilai kebijakan pemerintah pusat turut memengaruhi penurunan PAD perikanan. Sejak 2025, retribusi TPI hanya bisa ditarik dari nelayan kecil, sementara kapal dengan kapasitas di atas 10 gross ton (GT) tidak lagi dikenakan retribusi daerah karena sudah masuk skema Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Jelas dengan aturan ini membuat pendapatan dari sektor perikanan berkurang jauh,” katanya.
Ia mencontohkan, sebelum kebijakan tersebut diterapkan, retribusi dari TPI Pelabuhan Sadeng hampir menyentuh Rp300 juta per tahun. Namun pada 2025, pendapatan dari lokasi tersebut anjlok menjadi sekitar Rp66 juta.
“Pendapatan yang terbesar memang dari hasil tangkapan dari kapal di atas 30 GT. Berhubung tidak bisa lagi ditarik retribusi di TPI, maka pendapatan di Sadeng turun drastis,” ujar Johan.
Selain Sadeng, PAD retribusi juga berasal dari sejumlah TPI lain di pesisir Gunungkidul. TPI Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, menyumbang Rp96,1 juta. Disusul TPI Ngrenehan di Kalurahan Kanigoro, Saptosari sebesar Rp65,5 juta, TPI Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari Rp36,2 juta, dan TPI Gesing di Kalurahan Girikarto, Panggang Rp24,3 juta.
Adapun TPI Siung di Kalurahan Purwodadi, Tepus, mencatat pendapatan Rp9 juta, sementara TPI Ngandong di Kalurahan Sidoharjo, Tepus, sebesar Rp10,1 juta.
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto, membenarkan adanya penarikan retribusi dari setiap aktivitas pendaratan ikan di TPI. Ia berharap kontribusi nelayan terhadap PAD bisa kembali dirasakan melalui program pemberdayaan.
“Kami juga sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah [PAD]. Jadi, dari sumbangsih tersebut, dampaknya bisa dirasakan oleh para nelayan lewat program-program yang dimiliki pemkab,” katanya.
Menurut Rujimanto, aktivitas penangkapan ikan di pesisir Gunungkidul tidak hanya dilakukan nelayan lokal. Banyak nelayan pendatang dari Cilacap, Pangandaran, hingga Pacitan yang ikut mendaratkan hasil tangkapan di TPI setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.
Nilai JDIH Kalurahan Sleman dalam JDIH Award 2026 terpaut 23 poin. Pemkab mendorong pemerataan akses informasi hukum bagi warga.
Ketua DPRD Kulonprogo Aris Syarifudin menilai kemerdekaan harus diwujudkan lewat kesejahteraan, pekerjaan layak, dan harga pangan terjangkau.
Melalui pendampingan dan kolaborasi dengan UPN “Veteran” Yogyakarta, gagasan tersebut diwujudkan melalui budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF)
Aliran sungai bawah tanah Pantai Baron berubah setelah 14 tahun. Gugusan pulau menghilang dan aliran kini langsung menuju laut.
Separator Ring Road Utara sepanjang 1,5 km dibongkar untuk persiapan Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani dan pelebaran jalan.