Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Foto ilustrasi Makan Bergizi Gratis nasi goreng telur ceplok. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence/AI
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pelaku industri perikanan di DIY, mulai dari pembudidaya, nelayan, hingga produsen pengolahan ikan, kini terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka bekerja sama dengan dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memenuhi kebutuhan protein hewani di menu MBG.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Hery Sulistio Hermawan, menjelaskan keterlibatan pelaku industri perikanan dalam program MBG sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk perikanan lokal.
“Sampai Januari 2026, kami sudah mengadakan beberapa kali konsolidasi dengan pelaku industri perikanan bersama SPPG, hingga terbentuk kerja sama yang solid. Saat ini ada 17 pelaku budidaya, 20 pelaku pengolah produk perikanan, dan lima nelayan atau pengusaha penangkap ikan yang sudah bekerja sama dengan SPPG,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).
Upaya ini diharapkan memaksimalkan pasar perikanan di DIY. Selama ini, distribusi ikan budidaya maupun tangkap sebagian masih keluar daerah, sementara DIY masih mendatangkan sekitar 28 persen kebutuhan ikan dari luar. “Ikan masuk dari luar DIY sekitar 28 persen,” jelas Hery.
Produksi ikan di DIY pada 2025 menunjukkan tren positif. Hasil budidaya tercatat sebanyak 98.569,4 ton, meningkat dari 97.494 ton pada tahun sebelumnya. Sedangkan ikan tangkap mencapai 106.226,8 ton, naik dari 7.319,04 ton pada 2024.
Mulai 2025, DKP DIY mendorong pelaku industri perikanan untuk bekerja sama dengan SPPG, agar pasokan bahan pangan, khususnya protein ikan, tersedia secara berkelanjutan dalam menu MBG. “Program nasional ini membutuhkan ketersediaan sumber protein hewani yang stabil,” tambah Hery.
Selain itu, pada Januari 2026 DKP DIY menggelar konsolidasi Jejaring Budidaya Patin dan Lele se-DIY. Kegiatan ini bertujuan memetakan kapasitas produksi pembudidaya, kesiapan unit pengolahan, serta mekanisme distribusi hasil panen menuju SPPG.
Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan pendirian 320 dapur SPPG di DIY. Hingga akhir 2025, telah terbangun sekitar 50 persen dari target, membuka peluang pasar menjanjikan bagi pelaku industri perikanan lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan