Gunungkidul Krisis Air Saat Kemarau, Sungai Bawah Tanah Jadi Solusi
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Ilustrasi Pemilu/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul mencatat ada empat mantan narapidana yang mejadi bakal calon legislatif (bacaleg) di Pemilu 2024. Kepastian ini diketahui lewat hasil verifikasi administrasi berkas pendaftaran yang diserahkan oleh partai politik (parpol).
Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan verifikasi administrasi berkas pendaftaran bacaleg sudah selesai dan hasilnya juga telah diserahkan ke masing-masing parpol. Sebagian besar berkas harus diperbaiki karena masih banyak yang belum sesuai dengan persyaratan.
Menurut dia, pencalonan tidak hanya diikuti oleh anggota DPRD, pensiuan PNS, masyarakat umum. Namun demikian, berdasarkan penelitian yang dilakukan juga diikuti oleh bekas narapidana (napi). “Kalau tidak salah jumlahnya empat orang yang berstatus mantan napi,” kata Andang, Senin (26/4/2023).
BACA JUGA: Waduh, 80% Berkas Pendaftaran Caleg di Kulonprogo Tidak Lengkap
Meski demikian, ia tidak berani membeberkan lebih jauh berkaitan dengan kasus hukum hingga partai yang mengusungnya. Menurut Andang, sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 10/2023 tentang Pencalonan, eks napi tetap diperbolehkan mencalonkan diri sebagai caleg.
Sesuai aturan tersebut, mantan napi ini tidak perlu mengumumkan ke publik karena ancaman hukuman kurang dari lima tahun penjara. “Yang wajib mengumumkan ke publik adalah napi yang dituntut penjara lebih dari lima tahun. Berhubung kurang, maka tidak perlu membuat pengumuman ke publik,” kata Andang.
Dia menambahkan, mulai 26 Juni sampai 9 Juli 2023, parpol diberikan kesempatan untuk memperbaiki berkas pencalegan yang belum lengkap.
Adapun kekurangan bervariasi mulai dari ijazah yang belum dilegalisir, surat dari pengadilan negeri yang belum sesuai ketentuan. Selain itu, juga ada kesalahan input data kesehatan bacaleg dan lain sebagainya. “Seluruh parpol peserta pemilu harus memperbaikinya. Tapi, hanya sedikit sehingga prosesnya tidak ribet seperti saat akan mendaftar,” katanya.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatkaan, pendaftaran bacaleg, menjadi salah satu tahapan persiapan penyelenggaraan pemilu. Di waktu yang hampir berbarengan, juga ada penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024. “DPT sudah kami tetapkan di 21 Juni 2023 dan sekarang mulai diumumkan ke publik,” katanya.
DPT di Gunungkidul untuk Pemilu 2024 yang ditetapkan sebanyak 613.155 orang. Rinciannya, pemilih perempuan sebanyak 313.505 orang dan pemilih laki-laki ada 299.650 orang. “Upaya pencermatan terus dilakukan, meski DPT telah ditetapkan. Sebab, nanti masih ada kategori daftar pemilih tambahan atau daftar pemilih khusus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Johann Zarco comeback di MotoGP Aragon 2026 usai 3 bulan absen. Lolos pemeriksaan medis, siap balapan. Namun, harus jalani penalti double long lap.
WhatsApp rilis 3 fitur keamanan baru: password 2FA alfanumerik, multi-passkey, dan info panggilan dari nomor tak dikenal. 1 miliar pengguna sudah aktifkan passk
Vilmei kembali menjadi sorotan setelah kasus dugaan penggelapan dana. Simak profil Meicy Villia Kalangi dan perjalanan kariernya dari TikTok hingga bisnis.
Jadwal bola malam ini 28-29 Agustus 2026: Bayern vs Stuttgart, Lille vs PSG, AC Milan vs Venezia, Crystal Palace vs Man City, dan Al Nassr. Simak jadwal lengkap
Kebakaran lahan sekitar 10 hektare terjadi di Lemah Rubuh, Imogiri. Api berpotensi mengancam 127 KK jika kembali merambat.