Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Kerusakan akibat gempa Bantul di di Perpustakaan Pondok Pesantren Bin Baz Piyungan, Jumat (30/6/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah kerusakan dilaporan menyusul gempa magnitudo 6.4 yang berpusat di Bantul dan terasa keras di Jogja dan sekitarnya pada Jumat (30/6/2023) malam.
Di Bantul, plafon bangunan rusak karena kerasnya getaran akibat gempa. Sejumlah tembok roboh.
Dinding di Perpustakaan Pondok Pesantren Bin Baz Piyungan, Bantul, rusak dan sebagian keramiknya ambrol. Sementara, di Karangtengah, Imogiri, sebagian gentang warga juga merosot. Tembok rumah di Bibis, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, juga roboh.
Akun Twitter TRC BPBBD DIY melaporkan beberapa kerusakan tersebut. Di Gunungkidul, plafon Taman Budaya Gunungkidul juga ambruk menimpa kursi. Genteng beberapa rumah di Pacarejo, Semanu, juga berjatuhan.
Gempa terasa keras dan berlangsung lumayan lama di wilayah Jogja dan sekitarnya pada Jumat (30/6/2023) malam sekitar pukul 19.59 WIB. Kaca-kaca dan tembok bergetar. Namun, belum ada laporan kerusakan.
Berdasarkan informasi resmi dari BMKG titik gempa tersebut berada di Bantul dengan kekuatan magnitudo 6,4 MG.
“Mag:6.4, 30-Jun-23 19:57:43 WIB, Lok:8.63 LS,110.08 BT (86 km BaratDaya BANTUL-DIY), Kedlmn:25 Km, tdk berpotensi tsunami,” demikian keterangan Twitter BMKG, Jumat (30/6/2023).
Gempa kali ini terasa lumayan kencang dan lama. Di pusat Kota Jogja, seperti di area Tugu Jogja, kaca-kaca bergetar keras. Sementara, tembok juga berderit mengeluarkan bunyi cukup keras saat gempa terjadi. Warga berhamburan keluar rumah.
Getaran akibat gempa di Bantul dirasakan juga di sejumlah wilayah di Jawa Tengah mulai Solo, Purworejo, Kebumen, Megelang, Temanggung, Wonosobo, hingga Semarang.
Dalam sebulan ini, sudah dua kali Jogja diguncang gempa yang cukup keras yang membuat warga berlarian keluar rumah.
Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 mengguncang Jogja dan sekitarnya pada Kamis (8/6/20230) dinihari. Warga pun berhamburan keluar rumah.
“#Gempa Magnitudo: 6.0, Kedalaman: 10 km, 08 Jun 2023 00:04:55 WIB, Koordinat: 9.15 LS-110.69 BT (117 km BaratDaya PACITAN-JATIM), Tidak berpotensi tsunami #BMKG,” tulis akun twitter @info BMKG.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. BMKG menyarankan agar masyarkaat tetap berhati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi.
Gempa yang berpusat di laut selatan tersebut dirasakan hampir seluruh wilayah DIY serta beberapa di antaranya Jawa Tengah. Warga di wilayah Banguntapan, Bantul banyak yang terbangun dan berlarian keluar rumah saat gempa mengguncang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.
Kasus korupsi kredit fiktif di bank BUMN Banjarmasin rugikan negara Rp4,7 miliar. Tiga terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.