Ada Lagi Sapi Mati di Semanu, Begini Kata Pemkab Gunungkidul

Triyo Handoko
Triyo Handoko Minggu, 09 Juli 2023 20:37 WIB
Ada Lagi Sapi Mati di Semanu, Begini Kata Pemkab Gunungkidul

Sapi, hewan kurban - Ilustrasi freepik

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kematian sapi karena sakit terjadi lagi di Gunungkidul, tepatnya di Padukuhan Pucangsari, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu. Sapi yang mati karena sakit tersebut berada di zona kuning antraks yang berjarak 10 kilometer dari zona merah yang berada di Padukuhan Jati.

Adanya sapi yang mati karena sakit itu dibenarkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan DPKH Gunungkidul, Retno Widyastuti menjelaskan sapi yang mati tersebut sudah sakit sejak Selasa (4/7/2023). Saat itu pemiliknya sudah melapor dan memeriksakan teranya itu ke Puskeswan Semanu. “Lalu mati pada Kamis (6/7/2023), pemeriksaan kronologis kami tidak ada indikasi antraks, gejala antraks tidak ditemukan, sapi mengalami kembung perut lalu tidak mau makan,” kata dia, Minggu (9/7/2023).

Sapi yang mati diketahui berumur sembilan bulan, jantan, milik Ngadiyo, warga RT 01, Padukuhan Pucangsari. “Setelah sapi mati, petugas datang lalu menguburkannya. Semuanya sesuai SOP, tidak ada brandu lagi. Tidak dilakukan uji laboratorium karena tidak ada gejala antraks” kata Retno.

BACA JUGA: Penyebaran Antraks Bisa Meluas, Ini Penjelasan Ahli

Retno menyebut pihaknya sudah menyuntikkan antibiotik di zona kuning. “Sebelum vaksin, kami beri antibiotik dulu. Antibiotik ini sudah diberikan berjalan dan bertahap, setelah antibiotik nanti akan dilakukan vaksinasi,” ujarnya.

Retno mengimbau masyarakat yang ternaknya sakit atau mati agar melapor petugas. “Kami imbau terus, apabila ternak sakit maka lapor, begitu juga jika mati. Nanti petugas akan mendampingi sesuai SOP, dan jangan dikonsumsi ternak yang sudah mati itu, wajib dikubur."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online