Kekerasan Daycare Jogja, 53 Anak Jadi Korban, Pemda DIY Turun Tangan
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
Dosen Prodi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Moh. Khoerul Anwar, diwisudah dalam program doktor di School of Psychology, Central China Normal University, Wuhan, China, beberapa waktu lalu./ist UIN Sunan Kalijaga
Harianjogja.com, SLEMAN—Dosen Prodi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Moh. Khoerul Anwar meraih gelar doktor di Wuhan, China. Gelar tersebut didapat setelah melewati ujian disertasi di School of Psychology, Central China Normal University, Wuhan, China.
Moh. Khoerul Anwar lulus pada sidang promosi doktor secara tatap muka mempresentasikan disertasi di depan penguji dengan judul Boundaryless and Protean Career Orientations and Career Development in Indonesian and Chinese College Students: The Moderating role of Family Constraining Factors.
Khoerul menjelaskan tema ini mengangkat tentang bagaimana peranan kampus dalam memberikan layanan pengembangan karir terhadap mahasiswa. Tema ini juga mengkaji tentang bagaimana keluarga berpengaruh dalam pengembangan karir mahasiswa Indonesia dan China.
"Ini menarik didiskusikan, mengingat Indonesia dan China memiliki kesamaan dalam budaya menghormati, taat, dan menjunjung tinggi orangtua dan keluarga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7/2023).
Baca juga: Jalur Zonasi Memicu Masalah, Disdikpora DIY: Nanti Kami Koordinasi dengan Disdukcapil
Menurutnya, orang tua memiliki pengaruh dalam pengembangan karir anak bagi mahasiswa Indonesia dan China, terlebih Mahasiswa Indonesia dan China memiliki kedekatan dalam budaya. “Upaya yang perlu dilakukan dalam pengembangan karir mahasiswa adalah menjaga kondisi kesehatan mental dan memperkuat pelayanan pusat karir pada perguruan tinggi,” katanya.
Selain berhasil mendapat gelar doktor di usia muda, khoerul juga mendapatkan penghargaan Excellent International Student dari Central China Normal University. Penghargaan ini didapat salah satunya karena selama masa kuliah tidak hanya baik dalam akademik dengan adanya beberapa artikel yang telah terbit pada beberapa jurnal serta aktif terlibat dalam kegiatan kampus.
Khoerul yang juga merupakan Pengurus Cabang Istimewa Nadhatul Ulama (PCINU) Tiongkok, kerap mengikuti festival budaya mahasiswa internasional yang diadakan oleh kampus. Dosen muda ini mengatakan capaian tersebut melalui proses yang tidak mudah. “Semua itu butuh proses, yakin atas proses yang harus dilalui, yakin dengan apa yang dilakukan. Adapun jika gagal maka tuhan tidak menghendaki tujuan tersebut namun jika berhasil maka perlu senantiasa bersyukur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
53 anak jadi korban kekerasan daycare di Jogja, Pemda DIY beri pendampingan dan dorong penegakan hukum.
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Presiden Prabowo menjajal Kereta Nusantara Explorer dan menghadiri akad massal 62.000 KPR subsidi FLPP dalam kunjungan kerja di Jawa Tengah.
Pemkab Bantul memproses pengaktifan kembali Wajiran sebagai Lurah Srimulyo setelah putusan bebas kasus TKD berkekuatan hukum tetap.
Jogja menjadi salah satu pasar terbesar perekrutan kru kapal pesiar bagi PT Ratu Oceania Raya setelah Bali. Perusahaan perekrutan tenaga kerja itu bahkan memper
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.