Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kepala RSPAU Suhardi Hardjolukito, Marsekal Pertama Mukti Arja Berlian (kedua dari kiri) menyerahkan donasi hasil penjualan buku puisinya kepada Ketua Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta, Raden Ayu Arum Yudoningrat, Jumat (21/7/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Difabel memiliki kemampuan yang sama dengan orang nondifabel jika diberi kesempatan yang sama. Hal ini terbukti dengan karya-karya seni rupa difabel dari Panti Asuhan Sayap Ibu Cabang Yogyakarta yang menjadi ilustrasi dalam buku puisi.
Buku puisi tersebut berjudul Percikan Renungan Kehidupan karya Marsekal Pertama Mukti Arja Berlian. Adapun 40% dari hasil penjualan buku tersebut sebesar Rp32 juta diberikan ke Panti Asuhan Sayap Ibu Cabang Yogyakarta, sedangkan sisanya untuk biaya percetakan.
Penyerahan hasil penjualan buku ini dilakukan secara simbolis di kantor Yayasan Sayap Ibu DIY, di Jl. Rajawali No.3, Pringwulung, Kalurahan Condongcatur, Depok, Jumat (21/7/2023).
Mutki menjelaskan penyerahan hasil penjualan buku ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosialnya sebagai penulis. “Saya berharap donasi ini dapat membantu Yayasan Sayap Ibu dalam menjalankan misinya untuk memberikan pendidikan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” katanya.
BACA JUGA: Kasau Resmikan Fasilitas dan Layanan Baru di RSPAU Hardjolukito
Kepala RSPAU dr. S. Hardjolukito ini menceritakan gagasan penulisan buku tersebut bermula dari hobinya menulis puisi sejak duduk di bangku sekolah. Kemudian dia memberdayakan difabel di Panti Asuhan Sayap Ibu untuk mengisi visual buku tersebut sebagai apresiasi. “Buku ini berisi renungan kehidupan,” ungkapnya.
Buku yang diterbitkan awal 2023 ini mengangkat tema-tema kehidupan, seperti cinta, keluarga, kesehatan, lingkungan, sosial, dan spiritual. Dalam setiap puisinya, penulis menyampaikan pesan-pesan positif dan inspiratif yang dapat memberikan motivasi dan semangat bagi pembacanya.
Buku ini dilengkapi dengan lukisan-lukisan karya anak-anak difabel yang bernaung di bawah Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta. “Lukisan-lukisan ini merupakan hasil karya seni anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental, tetapi tidak kehilangan semangat dan kreativitasnya,” ujar dia.
Ketua Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta, Raden Ayu Arum Yudoningrat, menyampaikan terima kasih atas donasi ini. “Donasi ini akan kami gunakan untuk membiayai kegiatan belajar mengajar, kesehatan, dan rekreasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang diasuh oleh Yayasan Sayap Ibu,” katanya.
Buku Percikan Renungan Kehidupan dapat dibeli di toko-toko buku terdekat atau melalui online dengan harga Rp80.000 per buku. Seluruh hasil penjualan buku ini akan disumbangkan kepada Yayasan Sayap Ibu untuk membantu kegiatan dan program-programnya dalam membina dan mengembangkan potensi anak-anak difabel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.