Wayang Menak hingga Gua Jepang Masuk Daftar 12 Cagar Budaya Baru
Sebanyak 12 objek bersejarah di Gunungkidul direkomendasikan menjadi cagar budaya baru, mulai dari Gua Jepang, GKJ Wonosari hingga koleksi Wayang Menak.
Seorang pengunjung sedang duduk di ruang tunggu penjualan tiket bus Akap di Terminal Dhaksinarga, Wonosari. Selasa (4/4/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul mengklaim upaya mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Terminal Dhaksinarga mendapatkan banyak apresiasi. Pasalnya, selain menghemat anggaran, program ini juga sebagai upaya menghidupkan terminal.
Cara ini menjadi perhatian sejumlah daerah sehingga ingin meniru mendirikan MPP di area terminal. Pelaksana Tugas DPMPTSP Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, pembangunan MPP di Gunungkidul sudah dimulai sejak 2020 lalu.
BACA JUGA : Mal Pelayanan Publik Kota Jogja Integrasikan Beragam
Namun karena terdampak pandemi, maka grand launching baru terlaksana di akhir 2022. Uniknya, pembangunan MPP tidak dibarengi dengan pembangunan gedung baru karena layanan memanfaatkan lantai dua di Terminal Dhaksinarga di Kalurahan Selang, Wonosari.
“Kalau harus membangun gedung baru butuh biaya sekitar Rp30 miliar. Tapi, kami tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk membangun MPP,” kata Irawan, Minggu (30/7/2023).
Dia menjelaskan, pemanfaatan area terminal untuk MPP sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan. Pada awal pemanfaatan hanya ada empat booth pelayanan, namun sekarang sudah berkembang menjadi 17 booth. “Total ada 85 jenis layanan mulai dari disdukcapil, perbankan, kepolisian, kejaksaan hingga masalah BPJS,” ungkapnya.
Irawan menambahkan, pelayanan MPP di terminal merupakan hubungan yang saling menguntungkan. Pasalnya, dari sisi pemkab memberikan kemudahan layanan ke masyarakat, sedangkan dari sisi pengelolaan terminal bisa menjadi upaya pendongkrak kunjungan agar lebih ramai.
“Banyak yang belajar ke Gunungkidul dan ingin meniru membangun MPP di terminal sehingga banyak yang melakukan studi banding,” katanya.
BACA JUGA : Tingkatkan Kualitas Layanan, Pemkot Jogja Resmikan Mall Pelayanan Publik
Menurut dia, beberapa terminal seperti di Cilacap, Purwokerto hingga Wonosobo berencana dilengkapi MPP. “Pengembangan MPP di Gunungkidul jadi satu-satunya yang didirikan di terminal. Jadi, banyak yang ingin mengikutinya sehingga menghemat biaya pembangunan,” katanya.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga, Aris Farwanto mengatakan, kementerian perhubungan sangat mengapresiasi dibangunnya MPP di kawasan terminal. Kolaborasi ini dinilai sangat positif karena tidak hanya menjadi embrio dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tapi juga mempermudah pelayanan ke masyarakat.
“Dari data yang masuk, kerja sama ini juga mampu untuk menghidupkan terminal sehingga bisa lebih ramai lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 12 objek bersejarah di Gunungkidul direkomendasikan menjadi cagar budaya baru, mulai dari Gua Jepang, GKJ Wonosari hingga koleksi Wayang Menak.
Kaspersky mengungkap lebih dari 140 juta upaya phishing diblokir pada kuartal pertama 2026. Ancaman penipuan berbasis AI kini semakin sulit dideteksi.
Jumlah penumpang Trans Jogja Trayek 13 meningkat hampir 20 persen setelah rute diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih, Seyegan, Sleman.
Klaster pendidikan menjadi salah satu penilaian dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026. Melalui klaster ini, JBBA menegaskan
Harga tiket Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 anjlok 60%! Tiket dari US$2.950 jadi US$1.200. Penyebab: AS dan Ronaldo tersingkir di babak 16
KPK mengamankan 18 orang dalam OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan menyita uang miliaran rupiah, dolar Australia, dolar Singapura, serta logam mulia.