Memetri Kaistimewan DIY Digelar di Bantul, Ada Aksi Donor Darah Loh!
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Kondisi terkini Jalan Tol Solo-Yogyakarta Seksi 1.1 yang akan dibuka fungsional jelang mudik lebaran 2023, Kamis (13/4/2023).-JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Izin penetapan lokasi (IPL) lahan yang akan dibangun jalan tol Solo-Jogja-Kulonprogo untuk seksi 3 sudah ditetapkan oleh Pemda DIY per 28 Juli lalu.
Berdasarkan dokumen yang diterima Harianjogja.com, IPL pembangunan jalan tol Solo-Jogja-Kulonprogo tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor: 593/8608/2023 yang ditandatangani oleh Sekda DIY Beny Suharsono.
Dalam surat tersebut, IPL lahan jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo yang ditetapkan oleh Pemda DIY baru mencakup wilayah Sleman dan Bantul. Adapun IPL untuk wilayah Kulonprogo (YIA) akan dibuat dalam ketetapan berbeda.
Lantas, berapa kebutuhan luas lahan untuk pembangunan jalan tol Solo Jogja Kulonprogo Seksi 3?
Surat Pengumuman IPL tersebut didasarkan oleh Surat Keputusan Gubernur DIY No.123/TIM/2022 Tentang Pembentukan Tim Persiapan Pengadaan Tanah Untuk
Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Seksi 3 di DIY.
Adapun perkiraan luas tanah yang dibutuhkan untuk wilayah Sleman dan Bantul seluas ±159,053 hektar (kurang lebih seratus lima puluh sembilan koma nol lima tiga hektar).
Lokasi pembangunan jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Seksi 3 di wilayah Bantul melewati dua kalurahan di kapanewon Sedayu. Yakni, Kalurahan Argomulyo dan Kalurahan Argosari.
Selain Bantul, lokasi pembangunan jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Seksi 3 juga melewati 10 kalurahan dan empat kapanewon di wilayah Sleman.
Masing-masing Kalurahan Tirtoadi Kapanewon (Mlati), Kalurahan Trihanggo, Nogotirto, Banyuraden, Ambarketawang dan Balecatur (Gamping), Kalurahan Sidoarum, Sidomulyo, Sidokarto (Godean) dan Kalurahan Sumberrahayu (Moyudan).
"Maka kami beritahukan Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melaksanakan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo Seksi Yogyakarta-Kulonprogo Di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul," ujar Beny dalam tulisannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Warga Semin berburu emas di Kali Oya yang mengering saat kemarau. Aktivitas ini menjadi pekerjaan sampingan bagi petani yang kesulitan air.
Febrie Adriansyah diperiksa hampir 7 jam dan dicecar soal Tan Kian. Kuasa hukum menyebut Febrie tegas membantah menerima uang dari Tan Kian.
Jalan Baru Kretek-Girijati sepanjang 5 Km mulai uji coba open traffic 14-20 September 2026 dengan pembatasan kendaraan dan jam operasional.
Keterkaitan Boy Thohir dengan MGLV tercatat melalui PT Trinugraha Thohir yang memiliki 2,25% saham serta PT Trinugraha Thohir Harmoni sebesar 4,86%.
DPRD DIY meminta DTSEN tidak diterapkan kaku karena data bansos harus diuji dengan kondisi riil warga, termasuk pekerja informal dan pengguna pinjol.