Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto saat memeriksa jasad Supardi di jalur wisata Gunung Gentong di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, Selasa (1/8/2023)./Istimewa- Polsek Gedangsari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Supardi, 71, warga Dusun Manggung, Ngalang, Gedangsari ditemukan meninggal dunia di sebuah ladang di dekat jalur wisata menuju Puncak 4G di Gunung Gentong, Selasa (1/8/2023) pagi. Diduga korban terlibat kecelakaan tunggal, tetapi lantaran tidak ada yang menolong korban akhirnya meninggal dunia.
Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto mengatakan temuan jasad Supardi pertama kali diketahui oleh Subarno, saat mencari rumput di sekitar lokasi kejadian. Saksi lalu mencari pertolongan dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Gedangsari. “Kami langsung menuju lokasi untuk pemeriksaan dan penyelidikan,” kata Suryanto, Selasa siang.
Berdasarkan keterangan saksi kondisi korban sudah meninggal dunia saat ditemukan. Di beberapa bagian tubuh seperti kepala dan perut juga terdapat luka-luka. “Luka-luka ini terjadi akibat kecelakaan tunggal,” katanya.
Dugaan kecelakaan terjadi karena adanya temuan sepeda motor berjarak sekitar 26 meter dari temuan korban. Di sisi lain, jalur yang dilalui termasuk ekstrem karena merupakan jalan berupa tanjakan menuju kawasan wisata Puncak 46 di Gunung Gentong.
BACA JUGA: Viral Tabrakan Mobil Tewaskan Pak Ogah di Ringroad Barat, Polisi Masih Selidiki Pengemudi
Hal ini diperkuat dengan hasil konfirmasi dari keluarga, korban sempat pamit keluar rumah pada Senin (31/7/2023) petang. Namun, hingga Senin pagi juga tak kunjung pulang. “Setelah Maghrib korban pamit keluar rumah, tetapi tidak pulang,” katanya.
Suryanto menduga, saat kecelakaan terjadi korban sendirian dan tidak ada yang menolong hingga akhirnya diketemukan meninggal dunia. Dia berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama sehingga peristiwa yang sama tidak terulang.
Dia meminta kepada pengendara motor untuk selalu berhati-hati karena di jalur yang ekstrem sangat rawan terjadinya kecelakaan. Selain itu, untuk pengamanan sewaktu berkendara wajib memakai helm guna mengurangi risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan. “Pesan saya harus hati-hati di manapun pada saat berkendara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur