Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kekerasan jalanan atau klitih. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kejahatan jalanan kembali terjadi di Sleman. Seorang remaja menganiaya korbannya setelah terjatuh dari motor menggunakan celurit. Korban harus mendapatkan delapan jahitan di punggung dan pinggang akibat kejadian ini.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Anjar Istriani, mengatakan pelaku remaja itu berinisial HSM, 17, warga Gamping, yang melakukan penganiayaan pada Sabtu (29/7/2023) pukul 03.30 WIB, di simpang empat Kamdanen, Kalurahan Sariharjo, Ngaglik.
Kejadian ini bermula ketika korban, FAH, 16, bersama temannya hendak pulang ke indekos melewati Jalan Gito Gati. Sesampainya di dekat Masjid Suciati, korban merasa dibuntuti oleh orang tak dikenal yang mengendarai motor berboncengan. “Merasa dibuntuti korban menambah kecepatan kendaraan,” ujarnya, Kamis (3/8/2023).
Baca juga: Malioboro Jadi Jalur Pedestrian, Ini Gedung dan Bangunan yang Hilang
Sesampainya di TKP, motor korban kejahatan jalanan ini tergelincir disebabkan adanya pasir di jalan. Ketika korban hendak lari, pelaku menyabetkan celuritnya ke arah korban. Serangan ini mengenai bagian punggung, pinggang dan tangan kiri korban. “Sementara teman korban berhasil lari,” paparnya.
Teman korban yang bersembunyi, kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Ngaglik. Polisi pun menggelar penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan memantau CCTV rute yang dilalui para pelaku penganiayaan tersebut.
Dari penyelidikan itu, polisi berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang kemudian ditangkap di rumahnya. “Hasil pemeriksaan kami, pelaku berterus terang mengakui atas perbuatannya melakukan penganiayaan dengan korban,” katanya.
Adapun motif pelaku kejahatan jalanan menganiaya korban diketahui karena dendam. “Pelaku nekat melakukannya karena mempunyai dendam pribadi dengan korban,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
ASUS ExpertBook P5 G2, Laptop Kerja Terbaik Berbasis Intel Core Ultra Series 3Performa, efisiensi dan keamanan kelas bisnis dalam laptop berdesain ringkas
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p