Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi sidang kasus mutilasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sidang kasus mutilasi di Pakem dengan terdakwa Heru Prasetyo yang semula dijadwalkan Kamis (10/8/2023) akhirnya ditunda. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan ini belum bisa berlangsung karena tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap.
Sidang yang dipimpin oleh Aminudin sebagai Hakim Ketua ini sudah dihadiri lengkap oleh JPU, pendamping hukum terdakwa dan terdakwa secara online. Sidang dimulai pukul 09.30 WIB di Pengadilan Negeri Sleman.
Dari hasil diskusi Hakim Ketua dengan JPU, tuntutan baru bisa siap dan sidang bisa kembali digelar pada Selasa (15/8/2023) mendatang. "Penuntut Umum mau membacakan tuntutannya hari Selasa tanggal 15 Agustus pukul 09.00," kata Aminudin.
Terdakwa kasus mutilasi, Heru Prasetyo, menghadiri sidang secara online dari rumah tahanan (rutan). Hingga sidang berikutnya terdakwa masih tetap ditahan. Sedangkan pendamping hukum terdakwa, Sri Karyani, hadir langsung di Pengadilan Negeri Sleman.
Baca juga: Banyak Warga Membakar Sampah, DLHK DIY Cemaskan Kualitas Udara
Ditemui usai sidang kasus mutilasi tersebut, Sri Karyani menuturkan menghormati penundaan sidang ini. "Kami hormati hak dari JPU untuk penundaan ini, mungkin dakwaannya belum siap atau masih ada yang perlu dipertimbangkan," katanya.
Terpisah, Kasi Pidum Kejari Sleman, Agung Wijayanto, mengungkapkan belum bisa dibacakannya tuntutan ini karena rencana tuntutan (rentut) jaksa belum turun dari Kejaksaan Agung. "Karena pidana yang diajukan sampai Kejaksaan Agung, dan sampai pagi ini belum turun, jadi kita tunda," ujarnya.
Walau telah menetapkan sidang kasus mutilasi berikutnya pada 15 Agustus mendatang, ia belum bisa memastikan kapan rentut tersebut turun. "Belum tahu. Karena di sana kan antrean seluruh indonesia. Insya Allah secepatnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.