Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Aktivitas nelayan yang biasa menjadi sajian pemandangan khas Pantai Depok, Bantul./Instagram @pantaidepok
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulonprogo memberikan bimbingan teknis (bimtek) meteorologi dan navigasi kepada 45 nelayan di Kulonprogo. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan dan keterampilan nelayan Kulonprogo tentang cuaca terhadap penangkapan ikan.
Kepala DKP Kulonprogo, Trenggono Trimulyo, mengatakan pihaknya siap mendampingi dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan untuk meningkatkan produksi penangkapan ikan di laut.
"Nelayan harus tetap semangat melaut di Pantai Selatan. Bila produksi penangkapan laut meningkat maka pendapatan dan kesejahteraan nelayan meningkat," kata Trenggono dihubungi, Senin (21/8/2023).
Bimtek yang diadakan pada Kamis (10/8/2023) menghadirkan narasumber dari DKP Kulonprogo, Dosen Perikanan Universitas Gajah Mada (UGM), BMKG Yogyakarta, dan Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo.
Dosen Perikanan UGM, Suwarman Partosuwiryo, mengatakan bahwa kearifan lokal harus terus dilestarikan. Menurut dia generasi saat ini telah meninggalkan kearifan lokal.
Baca juga: Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Mahfud MD: Pemerintah Sudah Bentuk Satgas
"Kalau kita ingin hidup nyaman, sehat, dan tenteram kita harus bisa menghayati, menekuni, dan memperhatikan perubahan alam di lingkungan kita," kata Suwarman.
Kata dia, pranoto mangsa lahir dari ilmu titen, niteni atau mengamati secara seksama dari perjalanan musim yang selama ini telah terjadi. Oleh karena itu, nelayan Kulonprogo dapat memanfaatkan ilmu pranoto mangsa untuk mengetahui musim ikan dan jenis alat tangkap yang harus digunakan.
Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA, Romadi, mengatakan bahwa pengenalan dan pengetahuan ilmu cuaca sangat penting diketahui nelayan.
"Karena mulai 5 tahun terakhir, cuaca mulai mudah berubah. Dengan pengetahuan dasar tentang cuaca maka nelayan Kulonprogo bisa lebih berhati-hati dan mempersiapkan diri bila menemukan perubahan cuaca yang mendadak," kata Romadi.
Oleh karena perubahan cuaca yang tidak menentu maka BMKG YIA siap menyampaikan prakiraan cuaca secara kontinyu kepada nelayan Kulonprogo.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko, berpesan agar nelayan tidak menyepelekan hal-hal yang berkaitan dengan mitigasi. "Keselamatan dalam menangkap ikan merupakan faktor utama karena besarnya gelombang di laut selatan Kabupaten Kulonprogo," kata Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.