Sultan HB X: Pemerintah Desa Wajib Buka Lapangan Kerja Baru

Newswire
Newswire Selasa, 22 Agustus 2023 12:57 WIB
Sultan HB X: Pemerintah Desa Wajib Buka Lapangan Kerja Baru

Sri Sultan HB X - Harian Jogja/Stefani Yulindriani

Harianjogja.com, JOGJA— Sri Sultan Hamengku Buwono X  (Sultan HB X) Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mewajibkan pemerintah desa (kelurahan/kelurahan) untuk membuka lapangan pekerjaan baru. agar dapat meningkatkan kesejahteraan warganya, selain menjadi petani dan nelayan.

"Desa [kalurahan/kelurahan] punya kewajiban membuka lapangan kerja baru dan bagi para lurah, kami tegaskan kami tidak ingin mengulang kembali fakta-fakta masa lalu, di mana di desa tidak ada lapangan pekerjaan selain petani dan nelayan," kata Sri Sultan HB X saat penyerahan penghargaan Lomba Desa Wisata Tingkat DIY Tahun 2023, di Jogja, Senin (21/8/2023).

Menurut Sultan HB X, Pemda DIY sejak awal telah mencoba membantu perekonomian di desa, untuk merintis agar desa-desa di DIY bisa tumbuh dan berkembang antara lain melalui pengembangan desa mandiri budaya, seperti Nglanggeran di Gunungkidul dan Mangunan di Bantul.

BACA JUGA: Cara Praktis dan Mudah Mengirim Video HD di WhatsApp

Meski demikian,  menurut Sultan HB Xpengembangan itu perlu disertai perubahan pola pikir masyarakat desa agar lebih kreatif, inovatif dan memiliki manajemen yang baik. Melalui program Reformasi Kalurahan di DIY, ia berharap desa tidak hanya mengharapkan bantuan.

"Masyarakat bersama lurah dan perangkat desa memiliki sistem manajemen yang baru, yang bisa membuka lapangan kerja baru, tergantung dari potensi desanya," ujar Sultan HB X.

Kelompok masyarakat di desa yang terdiri dari berbagai sektor, diharapkan Sultan HB X, mampu bersatu mengembangkan potensinya untuk maju dan mandiri bersama tanpa meninggalkan budaya lokal sebagai pijakan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online