Dinkes Jogja Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus pada 2026
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus
Konstruksi Tol Jogja Solo di wilayah Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/4/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Sekitar 10 persen warga terdampak pembangunan tol Solo-Jogja-Kulonprogo atau lazim disebut tol Jogja YIA Kulonprogo belum memberikan persetujuan. Penyebabnya karena mereka tidak hadir saat konsultasi publik. Tim Persiapan Pembebasan Lahan bentukan Pemda DIY akan mengupayakan kembali mengundang warga terdampak agar hadir dalam konsultasi publik.
Dampak dari belum hadirnya warga dalam konsultasi publik ini membuat dokumen Izin Penetapan Lokasi (IPL) tol Jogja YIA untuk trase di Kulonprogo belum bisa diajukan ke Gubernur DIY untuk mendapatkan persetujuan penetapan lokasi.
BACA JUGA : Di Tirtoadi, Area Makam dan Masjid Terdampak Proyek Tol Jogja-YIA
“[Belum diajukan IPL ke Gubernur] Intinya kami belum mendapat persetujuan dari semua warga terdampak,” katanya saat ditemui di Gedung DPRD DIY, Selasa (22/8/2023).
Menurut Loekman jumlah warga terdampak yang belum hadir dalam konsultasi publik tergolong sedikit, dengan jumlah sekitar 10 persen dari total warga terdampak di Kulonprogo.
Dengan kondisi tersebut, menurut Lukman dalam waktu dekat akan berupaya mengundang kembali warga terdampak yang saat konsultasi publik belum hadir. Menurutnya kehadiran warga dalam konsultasi publik diperlukan untuk memberikan persetujuan pembebasan lahan yang akan dilakukan.
Tim Persiapan Pembebasan Lahan Tol Jogja YIA saat ini masih mempertimbangkan berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk menghadirkan warga terdampak dalam forum konsultasi publik, antara lain mengundang warga terdampak seperti konsultasi publik yang telah berlangsung, atau mendatangi setiap warga terdampak.
Menurut Lukman apabila warga terdampak tidak hadir dalam tahap konsultasi publik, maka dapat dihadirkan wakil yang telah diberi kuasa untuk mewakili warga terdampak.
BACA JUGA : Terbaru! Ini Peta Tol Jogja YIA dan Perkiraan Dampak Perkembangan Kawasan
Dengan upaya yang akan dilakukan tersebut, menurut Lukman ditargetkan IPL Jalan Tol Jogja-Solo-Kulonprogo atau tol Jogja YIA untuk wilayah Kulonprogo dapat terbit tahun ini.
“Secepatnya. [Target] kita belum bisa matur [waktu target keluarnya IPL Kulonprogo]. Langsung kita ajukan seperti Sleman dan Bantul. Insyallah tahun ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus
Isu pocong berkeliaran di Kulonprogo viral di media sosial. Polisi memastikan kabar tersebut hoaks dan meminta warga tidak panik.
Bareskrim Polri menyelidiki blackout massal di Sumatera setelah putusnya jaringan SUTET di Jambi memicu gangguan listrik luas.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Timnas Iran resmi pindahkan markas latihan Piala Dunia 2026 dari Arizona ke Tijuana, Meksiko. Mehdi Taj sebut langkah ini imbas ketegangan geopolitik.
Daftar mobil mesin di bawah 1.400 cc yang irit BBM dan pajak ringan cocok untuk keluarga muda dan pemakaian harian.