DTSEN Dinilai Bermasalah, DPRD Jogja Minta Bansos Tak Terpaku Desil
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Paguyuban Bank Sampah DIY memberikan pelatihan singkat kepada para pengunjung Selasa Wagen pedestrian Malioboro, Jogja, Selasa (18/2/2020)./Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA–-Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mendukung gerakan pengolahan sampah anorganik melalui bank sampah yang dicanangkan Pemkot Jogja.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono menyampaikan selama ini hotel anggota PHRI DIY telah melakukan pemilahan sampah. Pemilahan sampah tersebut menurut Deddy telah dilakukan jauh hari sebelum kondisi penuhnya TPST Piyungan Transisi Tahap 1.
“Anggota PHRI DIY telah melakukan aktivitas memilah dan memilih sampah baik organik maupun anorganik sesuai dengan standar prosedur operasi (SOP) serta sertifikasi hotel yang harus dipenuhi," katanya, Kamis (24/3/2023).
Dari pemilahan sampah tersebut, hotel anggota PHRI DIY pun menyalurkan sampah anorganiknya melalui bank sampah yang dikelola masyarakat setempat.
BACA JUGA: Berkat Kreativitas Membuat Kerajinan, Sarjiman Mampu Pekerjakan Puluhan Orang
"[Pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah] Salah satu contohnya ada di Prawirotaman. Hotel dan resto yang ada di Kawasan Prawirotaman telah bekerjasama dengan bank sampah sekitar dalam mengelola sampah," katanya.
Selain itu, menurutnya kebijakan pengurangan sampah anorganik juga diterapkan di beberapa hotel anggota PHRI DIY, antara lain dengan meminimalisir penggunaan botol plastik sekali pakai.
“Kita penggunaan plastik hanya beberapa persen. [Penggunaan plastik] Dalam SOP berbasis risiko diatur. Hotel bintang 3 sampai 5 tidak menggunakan botol mineral. Dulu laundry pakai tas plastik, sekarang enggak,” katanya.
Sementara menurut Deddy beberapa hotel juga telah bekerjasama dengan beberapa pihak untuk mengolah sampah organiknya menjadi pakan ternak atau diolah menjadi pakan maggot.
Menurut Deddy program pengolahan sampah organik dan anorganik yang ada di Pemkot Jogja sesuai dengan komitmen pihaknya dalam melakukan pengelolaan sampah hotel.
BACA JUGA: Daftar 20 Bank Sampah di Wilayah Bantul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Presiden Prabowo dijadwalkan menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026), sekaligus menerima KTA NU.
Kasus pneumonia di Pontianak meningkat 10-20 persen seiring memburuknya kualitas udara akibat kabut asap karhutla.
Dies Natalis ke-42 ISI Jogja ditutup pesta rakyat dua hari dengan jathilan, ketoprak, karawitan, hingga heavy metal.
Iran menuding elemen pemerintah AS dan aktor yang bersekutu dengan Israel berupaya memanipulasi pasar energi global di tengah konflik.
DPRD DIY menyoroti perubahan data desil yang menjadi basis sejumlah kebijakan, termasuk bantuan sosial dan kepesertaan BPJS.