Pelintasan Liar Jalur KA di Jogja Masih Tersisa 14 Titik
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Sultan HB X menghadiri Forum Fasilitasi Produksi Migas (FFPM) Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Selasa (29/8/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA–Konsep pengelolaan sumber daya energi di DIY mulai dikembangkan dengan konsep energi berkelanjutan. Konsep tersebut diusung agar sumber daya energi yang ada dapat dimanfaatkan untuk generasi mendatang.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menilai energi berkelanjutan merupakan konsep penting yang seharusnya menjadi pilar utama dalam pengelolaan sumber daya energi. Menurut Sultan mengelola sumber daya energi menggunakan konsep energi berkelanjutan, akan menjaga kelangsungan energi tersebut untuk generasi mendatang.
BACA JUGA : Rencana Sultan HB X Manfaatkan Sultan Grond untuk Warga
“Konsep ini menyuarakan perlunya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi saat ini dengan perlindungan lingkungan dan kesinambungan bagi generasi yang akan datang,” kata Sultan dalam Forum Fasilitasi Produksi Migas (FFPM) Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Selasa (29/8/2023).
Menurut Sultan dalam produksi minyak dan gas bumi, perlu ada transformasi menuju praktik yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Raja Kraton Ngayogyakarta ini mengatakan konsep energi berkelanjutan mulai diterapkan dalam pengelolaan sumber daya energi di DIY. Pengelolaan energi dengan konsep energi berkelanjutan, misalnya di diterapkan di Pasar Buah Gamping yang mengelola sampah buah busuk menjadi energi listrik dengan teknologi yang diadopsi dari Swedia.
BACA JUGA : Sultan HB X: Soal Sampah Bukan Wewenang Saya
Selain itu, menurut Sultan pemerintah pusat juga mendirikan Baron Technopark di Kabupaten Gunungkidul, sebagai pusat penelitian pemanfaatan energi terbarukan. Menurut Sultan dalam pengelolaan Baron Technopark, riset pemanfaatan angin dan matahari sebagai sumber tenaga pembangkit listrik terus dilakukan.
Pemda DIY telah meresmikan pemanfaatan energi matahari sebagai upaya mengatasi kebutuhan air warga Gunungkidul melalui Sistem Pompa Air Tenaga Surya (SPATS). Seluruh inovasi yang dilakukan DIY tersebut menurut Sultan sejalan dengan konsep pengelolaan energi berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Harga pangan hari ini 3 Agustus 2026 mayoritas stabil. Cabai rawit merah, daging ayam, dan telur naik, sementara bawang dan cabai merah turun.
Indonesia menghadapi Vietnam pada Grup A Piala AFF 2026. Laga di Pakansari menjadi ujian sesungguhnya Garuda untuk mengunci tiket semifinal.
Sinergi KDMP dan Program MBG mulai memberi kepastian pasar hasil budi daya masyarakat melalui penyerapan SPPG, kata Menko Pangan Zulhas.
Harga CPO diproyeksikan tetap tinggi sepanjang 2026 didorong implementasi B50, ketatnya pasokan, dan dampak El Niño di Asia Tenggara.