Sensus Ekonomi 2026 Mulai Digelar, BPS Jogja Data Usaha Digital
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Sultan HB X menghadiri Forum Fasilitasi Produksi Migas (FFPM) Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Selasa (29/8/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA–Konsep pengelolaan sumber daya energi di DIY mulai dikembangkan dengan konsep energi berkelanjutan. Konsep tersebut diusung agar sumber daya energi yang ada dapat dimanfaatkan untuk generasi mendatang.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menilai energi berkelanjutan merupakan konsep penting yang seharusnya menjadi pilar utama dalam pengelolaan sumber daya energi. Menurut Sultan mengelola sumber daya energi menggunakan konsep energi berkelanjutan, akan menjaga kelangsungan energi tersebut untuk generasi mendatang.
BACA JUGA : Rencana Sultan HB X Manfaatkan Sultan Grond untuk Warga
“Konsep ini menyuarakan perlunya menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi saat ini dengan perlindungan lingkungan dan kesinambungan bagi generasi yang akan datang,” kata Sultan dalam Forum Fasilitasi Produksi Migas (FFPM) Indonesia di Yogyakarta Marriott Hotel, Selasa (29/8/2023).
Menurut Sultan dalam produksi minyak dan gas bumi, perlu ada transformasi menuju praktik yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Raja Kraton Ngayogyakarta ini mengatakan konsep energi berkelanjutan mulai diterapkan dalam pengelolaan sumber daya energi di DIY. Pengelolaan energi dengan konsep energi berkelanjutan, misalnya di diterapkan di Pasar Buah Gamping yang mengelola sampah buah busuk menjadi energi listrik dengan teknologi yang diadopsi dari Swedia.
BACA JUGA : Sultan HB X: Soal Sampah Bukan Wewenang Saya
Selain itu, menurut Sultan pemerintah pusat juga mendirikan Baron Technopark di Kabupaten Gunungkidul, sebagai pusat penelitian pemanfaatan energi terbarukan. Menurut Sultan dalam pengelolaan Baron Technopark, riset pemanfaatan angin dan matahari sebagai sumber tenaga pembangkit listrik terus dilakukan.
Pemda DIY telah meresmikan pemanfaatan energi matahari sebagai upaya mengatasi kebutuhan air warga Gunungkidul melalui Sistem Pompa Air Tenaga Surya (SPATS). Seluruh inovasi yang dilakukan DIY tersebut menurut Sultan sejalan dengan konsep pengelolaan energi berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.