Satpol PP Bantul Temukan 34 Jamu Obat Kuat Berbahaya
Satpol PP Bantul dan BBPOM DIY menemukan 34 jamu obat kuat mengandung bahan kimia berbahaya di sebuah depot di Srandakan.
Ilustrasi TPR Parangtritis./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Di media sosial, viral unggahan seorang wisatawan yang mengeluhkan penarikan retribusi hingga dua kali saat dia melewati jalur kawasan Parangtritis.
Untuk itu, Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mengimbau kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Bukit Paralayang Watugupit, Gunungkidul mestinya melewati jalur Imogiri-Panggang agar tidak ditarik retribusi dua kali.
Kepala Bidang Destinasi Dispar Bantul, Yuli Hernadi menjelaskan pihaknya sudah mengetahui soal keluhan wisatawan yang mengaku ditarik retribusi dua kali saat menuju Bukit Paralayang Watugupit jika melalui Parangtritis. Di TPR Parangtritis mereka nantinya akan diminta retribusi masuk dan saat masuk ke Bukit Paralayang juga membayar hal serupa.
"Akhir pekan lalu saya memang ada di sana. Banyak yang tanya di TPR Parangtritis sudah ditarik retribusi kenapa di TPR Watugupit juga diminta lagi. Kami jelaskan bahwa areanya sudah beda kabupaten jadi memang harus bayar dua kali," kata Yuli, Senin (4/9/2023).
BACA JUGA: Retribusi Wisata Gunungkidul Dipastikan Naik pada 2024
Dia menerangkan sulit bagi petugas jika memberlakukan penarikan retribusi hanya bagi pengunjung yang bertujuan ke kawasan Parangtritis, sementara mereka masuk lewat area itu. Oleh karena itu pengunjung yang masuk melalui TPR Parangtritis wajib membayar retribusi meskipun tujuannya tidak berkunjung ke area tersebut.
"Kan sulit juga membedakan mana yang mau ke Parangtritis, mana yang hanya lewat dengan tujuan Watugupit. Kalau nanti diloloskan semua mereka ya mengaku ke Watugupit padahal nanti tujuannya ke pantai. Ini kan pengaruh sekali ke sektor PAD wisata," jelasnya.
Itulah sebabnya, sebagai alternatif solusi, pihaknya mengimbau dan menyarankan kepada wisatawan dengan tujuan Bukit Paralayang Watugupit agar menempuh jalur Imogiri-Panggang jika ingin berkunjung ke area itu. Terutama kepada pengunjung yang menempuh perjalanan dari Jogja, menurut dia jalur itu tidak terlalu jauh dan masih memungkinkan untuk dilalui.
"Pengunjung bisa lewat Imogiri arah Siluk terus naik, nanti lewat Panggang dan turunnya kan lewat Watugupit. Kalau begitu ya bayar retribusinya cuman pas di sana saja."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Bantul dan BBPOM DIY menemukan 34 jamu obat kuat mengandung bahan kimia berbahaya di sebuah depot di Srandakan.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Retribusi Pantai Glagah segera diuji coba secara digital. Wisatawan bisa membayar dengan QRIS, kartu debit, kartu kredit, dan e-money.
Empat chef jaringan Accor berkolaborasi menghadirkan A Taste of Java di The Phoenix Hotel Jogja pada 29–30 Agustus 2026.